Tambang Marmer Runtuh di Wilayah Terpencil Pakistan, 17 Orang Tewas

Selasa, 08 September 2020 - 21:50 WIB
loading...
Tambang Marmer Runtuh...
Lokasi tambang marmer yang runtuh di Pakistan. Foto/straitstimes.com
A A A
ISLAMABAD - Tambang marmer yang runtuh di wilayah terpencil Pakistan pada Senin (7/9) menewaskan 17 orang dan 11 orang lainnya masih hilang.

Musibah itu diduga karena lokasi itu tidak stabil untuk penggunaan bahan peledak saat memecah batu marmer. Tim penyelamat, termasuk tentara Pakistan , terus menggali reruntuhan untuk mencari korban selamat pada Selasa (8/9).

Tambang itu berada di wilayah Ziarat, Mohmand, barat Pakistan , sepanjang perbatasan dengan Afghanistan. Wilayah itu terkenal memiliki marmer putih berkualitas tinggi yang dijual di Pakistan dan diekspor ke negara-negara lain.

“Antara 40 dan 50 orang berada di lokasi tambang saat runtuh pada Senin (7/9) malam,” kata Tariq Habib, kepala kepolisian distrik Mohmand, dilansir Reuters.

“Biasanya ada banyak orang yang bekerja di tambang marmer itu tapi untungnya sebagian besar telah selesai kerja dan pulang ke rumah,” ujar Habib.

Sembilan orang terluka. “Jumlah korban meninggal belum dapat dipastikan karena beberapa keluarga langsung membawa jasad keluarganya pulang dari lokasi tambang,” kata Sameen Shinwari, dokter di Rumah Sakit Distrik Ghalanai. (Baca Juga: Inggris Akui Utang pada Iran Sebesar Rp7,8 Triliun Selama 40 Tahun)

Sinyal ponsel dan alat komunikasi lain sulit didapat di sebagian besar wilayah itu, termasuk lokasi tambang. (Baca Infografis: Badai Haishen terjang Jepang, Curah Hujan Sangat Tinggi)

Kecelakaan di lokasi tambang marmer sudah sering terjadi di Pakistan. Sebelumnya, 10 orang tewas di tambang marmer di Buner pada Februari. (Lihat Video: Gara-Gara Kompor Warga, Permukiman Padat di Jatinegara Ludes Terbakar)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved