Belum Masuk Puncak Pandemi, Prancis Tak Akan Cabut Lockdown

Selasa, 07 April 2020 - 17:53 WIB
Belum Masuk Puncak Pandemi,...
Belum Masuk Puncak Pandemi, Prancis Tak Akan Cabut Lockdown
A A A
PARIS - Menteri Kesehatan Prancis mengatakan masih terlalu dini untuk membahas pelonggaran penguncian (lockdown) nasional. Ini dikarenakan pandemi COVID-19 yang mematikan masih belum mencapai puncaknya di negara itu.

"Kami belum berada di puncak epidemi. Kami masih dalam tahap gangguan," kata Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran dalam sebuah wawancara dengan BFM TV.

"Masih terlalu dini untuk berbicara tentang mengakhiri isolasi," Veran menambahkan.

"(Rezim) isolasi akan bertahan selama diperlukan. Terserah kita masing-masing dalam perilaku kita sehari-hari untuk memahami bahwa dengan tinggal di dalam kita menyelamatkan hidup. Kita harus sabar. Kesabaran kami menyelamatkan hidup," tukasnya seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (7/4/2020).

Prancis telah membelakukan lockdown selama 15 hari pada 16 Maret. Warga negara itu diizinkan meninggalkan rumah mereka hanya setelah mengisi formulir khusus yang menjelaskan ke mana mereka pergi dan alasannya. Lebih dari 100 ribu petugas polisi dikerahkan untuk menegakkan pembatasan perjalanan.

Tindakan karantina akhirnya diperpanjang hingga 15 April, karena angka kematian akibat COVID-19 di negara itu terus bertambah.

COVID-19 telah menewaskan 8.911 orang di Prancis, dengan 833 kematian baru dilaporkan oleh pejabat kesehatan pada hari Senin. Secara keseluruhan, lebih dari 74.000 pasien telah dites positif terkena virus mematikan ini.
(ian)
Berita Terkait
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Virus COVID-19 Serang...
Virus COVID-19 Serang Kapal Induk, Prancis Lakukan Investigasi
Pandemi Virus Corona...
Pandemi Virus Corona Memburuk, Prancis Lockdown Paris
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Korban Meninggal Covid-19:...
Korban Meninggal Covid-19: Prancis Salip Spanyol
Sekolah Dibuka Kembali,...
Sekolah Dibuka Kembali, Prancis Catat 70 Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
25 menit yang lalu
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
34 menit yang lalu
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
1 jam yang lalu
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
1 jam yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
2 jam yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
4 jam yang lalu
Infografis
Intelijen: Ukraina Akan...
Intelijen: Ukraina Akan Lenyap jika Tak Setuju Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved