Iron Dome Gunakan Logika Diskriminatif dalam Melindungi Israel dari Serangan Iran, Ini Analisisnya

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Sistem Iron Dome sendiri mencerminkan logika rasis ini. Pada hari pertama perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, tentara mengklaim roket Gaza telah jatuh di "area terbuka". Beberapa jam kemudian, foto-foto menunjukkan roket itu mendarat di kendaraan Palestina di Naqab.

4. Menciptakan Zona Terbuka

Ini bukan kesalahan, tetapi sekadar konsekuensi dari cara sistem diprogram. Wilayah Palestina yang luas, termasuk puluhan desa Badui yang tidak dikenal, telah dikodekan sebelumnya sebagai "zona terbuka" tempat tidak ada intersepsi yang dipicu.

Ada lebih dari 40 desa seperti itu di Naqab. Penduduk tinggal di tenda dan bangunan seng, tidak mendapat air, listrik, atau layanan kesehatan, dan menghadapi pembongkaran rumah secara berkala. Sejak perang dimulai, banyak yang melihat rumah mereka hancur baik oleh rudal yang datang atau pencegat Iron Dome yang diledakkan di atas mereka.

Kementerian Pertahanan Israel mendefinisikan Iron Dome sebagai sistem yang memutuskan, melalui radar dan algoritma, apakah proyektil akan jatuh di daerah berpenduduk atau tidak. Jika algoritma memutuskan rudal akan jatuh ke "daerah terbuka", rudal itu akan dibiarkan jatuh. Namun, "daerah terbuka" sering kali merupakan kode untuk lingkungan Palestina.

Ini bukan kerusakan tambahan, tetapi hasil yang diperhitungkan dari sistem yang dirancang untuk menentukan peringkat nyawa. Ini adalah perangkap kematian yang terprogram dan terbirokratisasi, yang dibungkus dengan bahasa pertahanan.

Ayman Odeh, mantan kepala aliansi Hadash-Ta'al, angkat bicara setelah empat warga Palestina tewas akibat rudal Iran di Tamra.

"Berulang kali, warga Arab dibiarkan terekspos sementara pemerintah hanya berbicara tentang persatuan," katanya. "Ketika rudal jatuh di rumah-rumah orang Arab, kita melihat dengan jelas siapa yang penting di negara ini dan siapa yang tidak."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved