Pakar Zionis Akui Iran Sudah Kalahkan Israel sejak Tembakkan Rudal Pertama
Selasa, 17 Juni 2025 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
“Kemenangan dalam perang semacam itu membutuhkan tujuan yang jelas dan dapat dicapai,” tegas dia, “tetapi perang terhadap Iran, seperti halnya di Gaza, tidak memiliki tujuan yang realistis.”
Mack, seorang pakar ekspor senjata Israel, menyelaraskan dirinya dengan pejabat Israel lainnya yang mengakui pengetahuan nuklir Iran yang terkumpul selama bertahun-tahun tidak dapat dihapus.
Ia berpendapat tidak ada jumlah serangan militer yang dapat menghancurkan ideologi Iran atau memaksa sistem Republik Islam untuk tunduk.
“Setiap situs militer yang dihancurkan Israel akan segera dibangun kembali,” papar dia, “dan setiap jenderal yang dibunuh akan segera diganti.”
Menyoroti peran mendalam rakyat Iran dalam membela pendirian Republik Islam, Mack mengatakan ancaman Tel Aviv selama bertahun-tahun untuk perang skala penuh dengan Iran pernah dianggap sebagai pencegah strategis.
Namun, setelah serangan balasan Iran, Israel tidak lagi memiliki kartu semacam itu untuk dimainkan.
Ia meramalkan ketika negosiasi nuklir dilanjutkan, Republik Islam akan berada dalam posisi yang lebih kuat setelah membuktikan ketahanannya terhadap serangan Israel.
Mack, seorang pakar ekspor senjata Israel, menyelaraskan dirinya dengan pejabat Israel lainnya yang mengakui pengetahuan nuklir Iran yang terkumpul selama bertahun-tahun tidak dapat dihapus.
Ia berpendapat tidak ada jumlah serangan militer yang dapat menghancurkan ideologi Iran atau memaksa sistem Republik Islam untuk tunduk.
“Setiap situs militer yang dihancurkan Israel akan segera dibangun kembali,” papar dia, “dan setiap jenderal yang dibunuh akan segera diganti.”
Menyoroti peran mendalam rakyat Iran dalam membela pendirian Republik Islam, Mack mengatakan ancaman Tel Aviv selama bertahun-tahun untuk perang skala penuh dengan Iran pernah dianggap sebagai pencegah strategis.
Namun, setelah serangan balasan Iran, Israel tidak lagi memiliki kartu semacam itu untuk dimainkan.
Ia meramalkan ketika negosiasi nuklir dilanjutkan, Republik Islam akan berada dalam posisi yang lebih kuat setelah membuktikan ketahanannya terhadap serangan Israel.
Lihat Juga :