Iran Luncurkan Drone Kamikaze Terbaru, Bisa Terbang Lebih dari 1.500 Km

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:30 WIB
loading...
Iran Luncurkan Drone...
Iran meluncurkan drone terbaru Shahed-107 di tengah perang melawan Israel. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan drone bunuh diri terbarunya, yang dijuluki Shahed-107.
Kendaraan udara tak berawak yang digunakan untuk operasi bunuh diri terhadap target musuh itu diluncurkan pada hari Senin (16/6/2025).

Gambar Shahed-107 menunjukkan pesawat itu dilengkapi dengan mesin piston yang memungkinkan pesawat terbang pada jarak lebih dari 1.500 kilometer.

Foto-foto yang beredar baru-baru ini menunjukkan drone Iran yang mirip dengan Shahed-107 mendekati sistem rudal pertahanan udara Arrow 3 milik rezim Israel di atas wilayah pendudukan.

Jika diverifikasi, itu akan membuktikan kemampuan drone Iran yang baru untuk menembus sistem pertahanan udara berlapis-lapis milik rezim Zionis.

Penggunaan segerombolan drone Shahed-107 dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada kemampuan pertahanan udara rezim Zionis.

Iran telah meluncurkan gelombang serangan terbaru ke Israel. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim serangan rudalnya di Israel mengenai pusat intelijen militer dan pusat perencanaan operasi Mossad.

Kabar itu diungkap dalam pernyataan yang dimuat kantor berita Tasnim pada Selasa (17/6/2025).

Sebelumnya, laporan Israel menggambarkan dampak rudal di kota pesisir tengah Herzliya yang menargetkan lokasi sensitif, sering kali merupakan kode untuk target militer atau strategis.

Garda Revolusi Iran mengatakan gelombang rudal baru yang "lebih kuat" baru-baru ini telah diluncurkan ke Israel, menurut kantor berita resmi IRNA.

"Gelombang baru serangan ganas oleh angkatan bersenjata, terutama pasukan darat tentara, dengan senjata baru dan canggih telah dimulai dan akan meningkat dalam beberapa jam mendatang," ungkap pernyataan Kiomars Heidari, komandan Pasukan Darat Angkatan Darat Iran.

Sementara itu, pengadilan Iran mengatakan jaksa penuntut sedang bersiap untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap dugaan "mata-mata dan tentara bayaran" yang bekerja untuk Israel.

"Mereka yang telah diidentifikasi dalam beberapa hari terakhir sebagai pihak yang terlibat dalam spionase telah segera diajukan kasusnya, dan mereka akan dihukum atas perbuatan keji mereka dalam waktu sesingkat mungkin," ungkap juru bicara pengadilan Asghar Jahangir dalam komentar yang dimuat Kantor Berita Mehr yang bersifat semi-resmi.

Baca juga: Iran Luncurkan Gelombang Baru Serangan Rudal, Target Pusat Militer Israel dan Mossad
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved