Dialog HAM ke-40 UE-China Tegang, Isu Minoritas dan Kebebasan Jadi Sorotan

Selasa, 17 Juni 2025 - 13:19 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Melalui Sinifikasi, China Ingin Warga Tibet Tak Lagi Hormati Dalai Lama

"Uni Eropa meminta China untuk memberikan informasi transparan dan dapat diandalkan tentang penghilangan paksa Panchen Lama ke-11 yang telah hilang selama 30 tahun," bunyi pernyataan tersebut.

Beijing belum merilis laporannya sendiri tentang pembicaraan tersebut, tetapi telah lama membantah adanya pelanggaran HAM di China, dan sering kali menggambarkan kritik Barat sebagai bermotif politik.

Dialog HAM antara UE dan China berlangsung hampir setiap tahun. Dialog tahun ini didahului kunjungan lapangan ke Tyrol Selatan, wilayah Italia yang beragam bahasanya di dekat perbatasan Austria.

Hal ini ditujukan untuk memamerkan "perlindungan hak-hak orang yang termasuk dalam kelompok minoritas dan pelestarian identitas budaya, termasuk melalui pendidikan multibahasa", dalam upaya terselubung untuk mengkritik dugaan penganiayaan Beijing terhadap kelompok minoritas di China.

Brussels mengangkat kasus puluhan orang yang telah ditahan, dipenjara, atau hilang, dalam upaya untuk mengamankan pembebasan mereka.

Di antara mereka adalah Gui Minhai, seorang warga negara Swedia dan warga negara Uni Eropa yang ditahan satu dekade lalu. Gui mengelola Causeway Bay Books di Hong Kong–sebuah gerai yang dikenal menjual judul-judul gosip tentang pejabat Partai Komunis China. Ia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada tahun 2020.

Nasib Aktivis HAM


Uni Eropa juga mengutip kasus-kasus tokoh Uighur terkemuka termasuk Ilham Tohti, dokter medis Gulshan Abbas, etnografer Rahile Dawut dan aktivis Uighur Hushtar Isa dan Yalkun Isa.

Kepada China, UE meminta pembaruan tentang nasib beberapa "pembela" hak asasi manusia dan pengacara, termasuk Yu Wensheng dan istrinya Xu Yan, yang ditahan saat bepergian untuk bertemu pejabat UE di kantor pusat blok tersebut di Beijing pada 2023. Yu kemudian dipenjara sementara Xu "masih menjadi sasaran pengawasan dan [larangan] perjalanan setelah pembebasannya," menurut pernyataan UE.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved