Sebelum Menyerang, Israel Bangun Pangkalan Drone dan Rudal Rahasia di Iran

Jum'at, 13 Juni 2025 - 21:45 WIB
loading...
Sebelum Menyerang, Israel...
Kerusakan akibat serangan Israel di Iran. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Badan mata-mata Mossad Israel mengungkapkan rekaman yang menunjukkan tindakannya terhadap pertahanan udara dan peluncur rudal balistik Iran. Menurut seorang pejabat Israel yang dikutip The Times of Israel, Mossad membangun pangkalan pesawat nirawak peledak rahasia di Iran untuk operasi pagi ini.

Pejabat Israel itu menambahkan drone itu digunakan untuk menyerang peluncur rudal balistik di pangkalan dekat Teheran dan mencegah Iran menembakkan proyektil ke Israel saat serangan pagi ini dimulai.

Para pejabat Israel tersebut juga dilaporkan mengatakan kendaraan yang membawa sistem persenjataan diselundupkan ke Iran dan menghancurkan pertahanan udara Iran untuk memberi pesawat Israel supremasi udara dan kebebasan bertindak atas Iran.

Komando Mossad juga menyebarkan rudal presisi di dekat lokasi antipesawat di Iran tengah, menurut pejabat tersebut.

Badan tersebut juga merilis rekaman yang dimaksudkan untuk menunjukkan operasinya yang dibagikan oleh The Times of Israel.

Sementara itu, serangan udara Israel pada siang hari terhadap Iran menunjukkan mereka beroperasi dengan sedikit kekhawatiran terhadap pertahanan udara Iran, yang menunjukkan adanya pergeseran besar dalam kekuatan antara kedua musuh, menurut seorang analis.

Imad El-Anis, pakar hubungan internasional di Timur Tengah dan Afrika Utara di Universitas Nottingham Trent, mengatakan Israel melakukan serangan pada siang hari, dan menyebutnya "belum pernah terjadi sebelumnya".

"Ini menunjukkan mereka menikmati kebebasan bergerak sepenuhnya di langit dan beroperasi dengan sedikit atau tanpa kekhawatiran tentang pertahanan udara Iran," ujar dia.

"Keyakinan seperti itu menunjukkan adanya pergeseran besar dalam keseimbangan kekuatan antara kedua negara, dan Israel tampaknya memanfaatkan momen yang tepat secara strategis untuk bertindak," papar dia.

El-Anis mengatakan kemampuan Iran untuk merespons tampak terbatas. "Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kemampuannya tampak sangat menurun," ujar dia.

Dia mengatakan jelas Israel tidak mengejar "operasi yang cepat dan terbatas", tetapi operasi yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu dan melibatkan ratusan target.

“Itu sangat memprihatinkan, karena mengindikasikan upaya yang berkelanjutan dan luas, bukan serangan yang sempit dan terarah,” ungkap dia.

Ia mengatakan, “Israel kemungkinan bertujuan menghancurkan atau melumpuhkan fasilitas nuklir Iran, yang banyak di antaranya terkubur puluhan meter di bawah tanah di lokasi yang diperkeras dan terlindungi dengan baik.”

“Namun yang sama pentingnya adalah fokus Israel menargetkan personel. Intelijen yang mereka miliki tentang individu-individu penting akan menjadi perhatian serius bagi Iran,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Terlepas dari intensitas operasi, ini bukan tentang mengejar perubahan rezim. Tujuan Israel tampaknya difokuskan secara ketat pada penurunan kemampuan nuklir Iran dan infrastruktur serta orang-orang yang terkait dengan program itu.”

Baca juga: Yordania Bantu Israel: Tembak Drone dan Rudal Iran yang Menuju Negara Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved