Suasana Mencekam Iran setelah Serangan Israel, Ledakan Besar Warga Berhamburan Keluar Rumah

Jum'at, 13 Juni 2025 - 20:34 WIB
loading...
Suasana Mencekam Iran...
Serangan Israel menghancurkan sejumlah wilayah di Iran. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Warga Iran bereaksi terhadap serangan Israel dengan marah dan takut pada hari Jumat (13/6/2025). Beberapa warga mendesak pembalasan sementara yang lain khawatir konflik akan menimbulkan lebih banyak kesulitan bagi negara yang terpuruk oleh krisis.

Dengan Teheran dan kota-kota lain yang diguncang serangan udara Israel semalam, beberapa mengatakan mereka berencana pergi ke negara tetangga Turki, bersiap untuk eskalasi setelah Israel mengisyaratkan operasinya akan berlanjut "selama diperlukan".

"Saya terbangun karena ledakan yang memekakkan telinga. Orang-orang di jalan saya berhamburan keluar rumah karena panik, kami semua ketakutan," ungkap Marziyeh, 39, dari kota Natanz, yang merupakan rumah bagi salah satu situs nuklir Iran dan tempat ledakan dilaporkan.

Suasana Mencekam Iran setelah Serangan Israel, Ledakan Besar Warga Berhamburan Keluar Rumah


"Saya sangat khawatir tentang keselamatan anak-anak saya jika situasi ini meningkat," ujar Marziyeh, salah satu dari 20 orang yang dihubungi Reuters di Iran.

Israel mengatakan telah menyerang fasilitas nuklir, pabrik rudal balistik, dan komandan militer dalam operasi yang katanya bertujuan mencegah Teheran membangun bom atom. Iran mengatakan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai.

Dalam gelombang kepanikan awal, beberapa warga Iran bergegas ke bank untuk menarik uang tunai pada Jumat pagi.

Masoud Mousavi, 51, seorang pensiunan karyawan bank mengatakan dia menunggu kantor penukaran mata uang dibuka, "jadi saya bisa membeli Lira Turki dan membawa keluarga saya ke sana melalui jalur darat karena wilayah udara ditutup."

"Saya menentang perang apa pun. Serangan apa pun yang membunuh orang tak berdosa. Saya akan tinggal di Turki bersama keluarga saya sampai situasi ini berakhir," papar dia dari kota Shiraz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved