Kerusuhan Los Angeles, Trump Mencap Demonstran Binatang karena Bakar Bendera AS

Kamis, 12 Juni 2025 - 12:35 WIB
loading...
A A A
"Tugas paling mendasar dari pemerintah adalah menjaga hukum dan ketertiban, dan pemerintahan ini mengemban tanggung jawab suci tersebut," ujarnya, seperti dikutip AFP, Kamis (12/6/2025).

Komentar Leavitt menggemakan pernyataan Trump dalam pidatonya di pangkalan militer Fort Bragg pada hari Selasa, di mana dia bersumpah untuk "membebaskan" Los Angeles dan mencap para pengunjuk rasa sebagai "binatang".

Kantong-kantong kekerasan—termasuk pembakaran taksi-taksi otonom dan pelemparan batu ke polisi—telah memicu respons besar-besaran dari pihak berwenang, yang telah menggunakan gas air mata dan senjata-senjata lain yang tidak terlalu mematikan.

“Gubernur Gavin Newsom dan Wali Kota Karen Bass secara memalukan gagal memenuhi kewajiban sumpah mereka kepada warga negara,” kata Leavitt.

"Newsom telah menyulut api dan menjelek-jelekkan petugas ICE [Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai] kita yang pemberani," ujarnya.

Trump sebelumnya menyebut para pengunjuk rasa sebagai “pemberontak bayaran”—menuduh bahwa beberapa dari mereka memiliki peralatan antihuru-hara profesional—tetapi Gedung Putih tidak mengatakan siapa yang diyakini membayar mereka.

“Ini pertanyaan bagus yang diajukan presiden, dan yang sedang kami selidiki, tentang siapa yang mendanai para pemberontak ini,” kata Leavitt ketika ditanya oleh AFP tentang komentar presiden.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved