Makin Mencekam, Wali Kota Los Angeles Terapkan Jam Malam usai Kerusuhan Imigrasi Trump

Rabu, 11 Juni 2025 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Dalam pidatonya kepada warga California pada Selasa malam, Gubernur California Gavin Newsom mengecam penggunaan kekuatan militer oleh Trump sebagai "penyalahgunaan kekuasaan yang terang-terangan".

"Saat itulah spiral kemerosotan dimulai. Ia menggandakan pengerahan Garda Nasional yang berbahaya dengan mengipasi api lebih keras, dan presiden - ia melakukannya dengan sengaja," tegas Newsom.

Newsom, yang telah mengajukan gugatan terhadap pengerahan pasukan oleh pemerintahan Trump yang bertentangan dengan keinginannya, mengatakan presiden telah melepaskan "jaring militer" yang menyasar "tukang cuci piring, tukang kebun, buruh harian, dan penjahit" alih-alih penjahat yang kejam.

"Itu hanyalah kelemahan-kelemahan yang menyamar sebagai kekuatan. Pemerintah Donald Trump tidak melindungi masyarakat kita, mereka membuat masyarakat trauma, dan tampaknya itulah intinya," ungkap Newsom. "California akan terus berjuang."

"Jika beberapa dari kita dapat diculik dari jalan tanpa surat perintah, hanya berdasarkan kecurigaan atau warna kulit, maka tidak seorang pun dari kita yang aman," papar dia.

Dia menjelaskan, “Rezim otoriter mulai dengan menyasar orang-orang yang paling tidak mampu membela diri. Namun, mereka tidak berhenti di situ.”

Melaporkan dari acara peringatan terhadap penggerebekan di Los Angeles, Teresa Bo dari Al Jazeera mengatakan para pengunjuk rasa menolak pernyataan pemerintahan Trump bahwa penggerebekan tersebut ditujukan kepada penjahat yang kejam.

“Banyak orang yang kami ajak bicara di sini mengatakan mereka salah, bahwa mereka adalah pekerja yang datang ke negara ini untuk mencari kehidupan yang lebih baik,” ujar Bo.

Dia menegaskan, “Itulah sebabnya sebagian besar orang yang ada di sini sangat marah, dan mereka menuntut diakhirinya penggerebekan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved