Siapa Negara Penjajah Pertama di Dunia?

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:14 WIB
loading...
A A A
Sejak saat itu, Portugal menjadi negara kecil di Eropa, hanya memiliki beberapa koloni di Afrika dan Asia dan tidak pernah menjadi kekuatan ekonomi.

Namun, negara tersebut... Bertahan? Ultimatum Inggris pada tahun 1890, ketika Inggris mengancam Portugal dengan perang atas ambisi mereka mengenai wilayah antara Angola dan Mozambik, dan Monarki yang menyerah terhadap tekanan tersebut merupakan salah satu alasan terbesar untuk menggulingkan Raja dan pembentukan Republik Pertama pada tahun 1910.

Setelah rezim ini runtuh, Estado Novo memberi perhatian besar pada koloni-koloni, mengganti namanya menjadi "provinsi seberang laut", sebagai cara untuk melunakkan, tetapi mempertahankan rezim perbudakan semu pekerja pribumi yang dipaksakan sambil menyebarkan ideologi "Plurikontinentalisme" dan "Lusotropisisme".

Ini adalah, pertama, keyakinan bahwa Portugal adalah negara lintas benua, satu negara kesatuan, bukan kekaisaran kolonial, dan kedua, bahwa kolonisasi yang dilakukan oleh Portugis lebih baik daripada negara-negara Eropa lainnya, karena mereka berasal dari iklim yang lebih hangat dan merupakan campuran ras dari beberapa bangsa, yang membuat mereka lebih manusiawi, ramah, dan mudah beradaptasi dengan budaya lain.

Semua ini membuat rezim melancarkan Perang Kolonial yang brutal terhadap masyarakat kolonial yang berusaha mendapatkan kemerdekaan mereka.

Hal ini menyebabkan berakhirnya Estado Novo dan Revolusi 25 April, yang salah satu poin utama tindakannya adalah dekolonisasi. Hal ini menyebabkan dekolonisasi Afrika Portugis yang tergesa-gesa, membuat banyak negara terlibat dalam perang saudara dan invasi Timor Timur tahun 1975 oleh Indonesia, yang ditentang keras oleh pemerintah Portugis berikutnya.

Dekolonisasi yang cepat menyebabkan krisis pengungsian besar-besaran bagi hampir semua pemukim Portugis, dan banyak orang lain dari bekas koloni, ke Portugal. Mereka dikenal sebagai "retornados" (para pengungsi yang kembali) dan jumlahnya lebih dari 500.000 orang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved