Siapa Negara Penjajah Pertama di Dunia?

Selasa, 10 Juni 2025 - 13:14 WIB
loading...
Siapa Negara Penjajah...
Portugal merupakan negara penjajah pertama di dunia. Foto/Royal Museums Greenwich
A A A
MADRID - Negara penjajah pertama di dunia adalah Portugal . Kekaisaran Portugal berdiri sejak abad ke-15 dan pada akhirnya membentang dari Amerika hingga Jepang. Sering kali terdapat serangkaian pusat perdagangan pesisir dengan benteng pertahanan, terdapat koloni teritorial yang lebih besar seperti Brasil, Angola, dan Mozambik.

Orang Eropa kulit putih mendominasi perdagangan, politik, dan masyarakat, tetapi terdapat pula percampuran ras yang signifikan, dan di banyak tempat, orang-orang dengan keturunan campuran naik ke posisi kaya dan berkuasa di koloni.

Siapa Negara Penjajah Pertama di Dunia?

1. Mencari Emas di Afrika Barat dan Rempah di Timur

Melansir World History, orang Portugis memulai kekaisaran mereka sebagai upaya mencari akses ke emas Afrika Barat dan kemudian perdagangan rempah-rempah di timur.

Selain itu, diharapkan bahwa mungkin ada negara-negara Kristen di Asia yang dapat menjadi sekutu yang berguna dalam pertempuran Kristen yang sedang berlangsung dengan kekhalifahan Islam. Lahan baru untuk pertanian, kekayaan dan kejayaan bagi para petualang kolonial, dan ambisi pekerjaan misionaris merupakan motivasi lain dalam membangun sebuah kekaisaran.

Kapal-kapal Carrack menciptakan jaringan maritim yang menghubungkan Lisbon dengan semua koloninya di barat dan Estado da India ('Negara Bagian India') di timur, sebutan bagi kekaisaran di sebelah timur Tanjung Harapan. B

Barang-barang seperti emas, gading, sutra, porselen Ming, dan rempah-rempah diangkut dan diperdagangkan ke seluruh dunia. Perdagangan besar lainnya adalah budak, yang diambil dari Afrika Barat dan Selatan dan digunakan sebagai pekerja di perkebunan di kepulauan Atlantik Utara dan Amerika.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

2. Menciptakan Perbudakan Terbesar di Dunia

Melansir Portugal.com, dengan kekaisaran yang mereka ciptakan, Portugis juga menciptakan kejahatan yang akan terus ada di dunia ini dan konsekuensinya masih kita lihat hingga saat ini: Perdagangan Budak Transatlantik.

Terdorong oleh motif keuntungan dan kurangnya penduduk asli Amerika untuk melakukan kerja keras, negara tersebut memulai praktik yang disebut 'Perdagangan Segitiga'. Mereka akan mengambil beberapa produk yang dibuat di Eropa dan menjualnya di Afrika untuk membeli orang-orang yang diperbudak, yang akan mereka angkut ke Brasil untuk bekerja di perkebunan dan pertambangan, dan produk-produk ini kemudian dikirim kembali ke Eropa untuk dijual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
BTS Jadi Tamu Kehormatan...
BTS Jadi Tamu Kehormatan Argentina Jelang Konser Oktober Mendatang
Berita Terkini
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved