Setelah Finlandia, Inggris dan Belanda, Prancis Bangun Pabrik Drone di Ukraina

Senin, 09 Juni 2025 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Saat mengumumkan inisiatif di LCI, Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Sébastien Lecornu berbicara tentang kemitraan "win-win" dengan Ukraina.

"Kami akan memulai kemitraan yang sama sekali belum pernah terjadi sebelumnya, di mana sebuah perusahaan besar yang memproduksi mobil Prancis - saya tidak menyebutkan namanya karena terserah mereka untuk mengumumkannya - akan bergabung dengan UKM pertahanan Prancis untuk mempersenjatai lini produksi di Ukraina agar dapat memproduksi pesawat nirawak", menteri tersebut mengumumkan.

Pesawat nirawak ini, yang jenisnya tidak disebutkan, akan ditujukan untuk Ukraina, "tetapi kami juga akan menyediakannya untuk tentara Prancis kami sendiri sehingga kami dapat memiliki pelatihan taktis dan operasional permanen yang mencerminkan realitas" konflik tersebut.

Mengenai keahlian dan tenaga kerja, produksi akan berada di pundak Ukraina: mereka "lebih baik daripada kami dalam merancang pesawat nirawak dan, yang terpenting, mengembangkan doktrin yang menyertainya", Lecornu mengakui. "Juga tidak perlu meminta warga negara Prancis" untuk pergi dan bekerja di lini produksi di Ukraina.

Pengumuman ini menyusul diskusi yang berlangsung pada tanggal 5 Juni di Brussels antara menteri pertahanan Ukraina dan Prancis mengenai produksi bersama senjata untuk kebutuhan pertahanan Ukraina.

"Kami siap menawarkan kesempatan ini kepada produsen terbaik. Ukraina memiliki pengalaman tempur dan Prancis memiliki basis industri yang solid. Ini adalah kemitraan yang strategis dan saling menguntungkan", Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umarierov menekankan, berterima kasih kepada Lecornu atas dukungannya, dilansir Euro News.

Pada pertemuan Ramstein ke-28 di markas NATO, Ukraina dan mitranya juga memutuskan untuk mendirikan mekanisme produksi persenjataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Fosil T-Rex Gus Terjual...
Fosil T-Rex Gus Terjual Rp902 Miliar, Jadi Fosil Dinosaurus Termahal dalam Lelang
Rekomendasi
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved