Los Angeles Rusuh, Presiden Donald Trump Kerahkan 2.000 Tentara Garda Nasional

Minggu, 08 Juni 2025 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan presiden telah menandatangani Nota Presiden yang mengesahkan pengerahan pasukan Garda Nasional, dengan mengacu pada serangan terhadap petugas ICE dan pelanggaran hukum yang dibiarkan berlarut-larut.

Dia menegaskan kembali sikap tanpa toleransi pemerintah terhadap kekerasan yang ditujukan pada penegak hukum.

Kepala perbatasan pemerintah Trump, Tom Homan, yang saat ini mengawasi operasi di lapangan, mengatakan kepada Fox News: “Kami akan mengerahkan Garda Nasional malam ini. Kami akan terus melakukan tugas kami. Kami akan melawan orang-orang ini.”

“Rakyat Amerika, ini tentang menegakkan hukum.. Dan sekali lagi, kami tidak akan meminta maaf karena melakukannya,” tegas Homan.

“Anda memiliki hak Amandemen Pertama, tetapi jika Anda melewati batas tersebut, atau Anda menyentuh petugas atau merusak properti, Anda akan dituntut," imbuh dia, yang dilansir Minggu (8/6/2025).

Sheriff Los Angeles County Robert Luna mengatakan bahwa para deputinya awalnya menanggapi “pengambilalihan jalan” tetapi kemudian dihubungi oleh agen federal yang mengatakan bahwa mereka diserang.

“Akhirnya, kerumunan itu bertambah menjadi antara 350 dan 400 orang, dan beberapa mulai melemparkan benda-benda ke arah para agen,” kata Luna kepada wartawan.

Dia menekankan bahwa departemennya tidak terlibat dalam penegakan hukum imigrasi tetapi mendukung sesama petugas yang berada di bawah tekanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved