Siapa Yasser Abu Shabab? Pemimpin Gangster Gaza yang Dipersenjatai Israel untuk Melawan Hamas

Minggu, 08 Juni 2025 - 01:15 WIB
loading...
Siapa Yasser Abu Shabab?...
Abu Shabab merupakan pemimpin gangster Gaza yang dipersenjatai Israel untuk melawan Hamas. Foto/Zeteo
A A A
GAZA - Di Gaza yang dilanda perang, tempat kelaparan, ketidakpercayaan, dan kekuasaan milisi saling bertabrakan, seorang pria bangkit untuk mengklaim kendali atas sepetak wilayah, menawarkan apa yang disebutnya "keselamatan dan ketertiban". Pria itu adalah Yasser Abu Shabab, seorang pemimpin klan dari Rafah yang sekarang memimpin milisi kontroversial yang diduga berada di bawah perlindungan Israel dan secara langsung menentang Hamas.

Siapa Yasser Abu Shabab? Pemimpin Gangster Gaza yang Dipersenjatai Israel untuk Melawan Hamas

1. Pemimpin Gangster di Gaza

Dulunya seorang tokoh terkenal di dunia kriminal bawah tanah Gaza, dengan dugaan hubungan dengan perdagangan narkoba dan kelompok ekstremis seperti Daesh, Abu Shabab kini telah mengubah citranya sebagai komandan 'Pasukan Rakyat', sebuah unit yang dideklarasikan sendiri yang katanya melindungi warga sipil dan bantuan kemanusiaan dari kekacauan dan cengkeraman Hamas.

Transformasi Abu Shabab dari anggota klan menjadi pemimpin bersenjata berlangsung cepat dan terbuka.

Minggu ini, ia merilis pesan video yang mengklaim kelompoknya, yang secara resmi disebut al-Quwat el-Shabeyaa (Pasukan Rakyat atau Popular Forces), telah menguasai Rafah timur. Ia mendesak warga sipil yang mengungsi untuk kembali, menjanjikan makanan, tempat berteduh, dan perlindungan di kamp-kamp darurat yang didirikan di bawah pengawasan militer Israel.

2. Merekrut Anggota Klannya

Melansir NDTV, para pejuangnya, yang sebagian besar adalah kerabat, terlihat mengenakan seragam berbendera Palestina dan lambang "unit antiterorisme". Mereka terlihat mendirikan tenda, menurunkan tepung dari truk, dan mendistribusikan perbekalan, semuanya di dalam zona yang dikuasai IDF.

Abu Shabab menegaskan kehadirannya di zona yang dikuasai Israel "bukan karena pilihan, tetapi karena kebutuhan, untuk mencegah rencana pengungsian."

3. Ingin Melawan Hamas

Misi milisinya adalah untuk membela warga sipil dari apa yang disebutnya "terorisme pemerintah de facto [Hamas]" dan penjarahan bantuan yang merajalela. "Kami beroperasi di bawah legitimasi Palestina," katanya, yang menunjukkan hubungan dengan Otoritas Palestina (PA) di Ramallah, meskipun PA tetap bungkam mengenai afiliasi apa pun.

Dengan runtuhnya sistem kemanusiaan Gaza, dan blokade bantuan Israel memasuki minggu ke-12, setiap kemiripan struktur menarik perhatian.

Para pendukung Abu Shabab berpendapat bahwa pasukannya hanya turun tangan di mana tidak ada orang lain yang akan melakukannya.

Hamas baru-baru ini mengeksekusi empat orang karena menjarah bantuan, menurut laporan Reuters, dan kelompoknya mengklaim bahwa mereka mencegah pencurian tersebut. Namun pejabat Hamas menuduhnya melakukan hal yang sama, dengan mengatakan bahwa anak buahnya telah mencegat bantuan di dekat Kerem Shalom dan Jalan Salah al-Din.

4. Alat Memecah Belah Perjuang Rakyat Palestina

Seorang pejabat Hamas menepis Abu Shabab sebagai "alat yang digunakan oleh pendudukan Israel untuk memecah belah front internal Palestina," sementara yang lain menyebutnya sebagai kolaborator langsung.

Laporan oleh Quds News dan outlet seperti Haaretz dan The Washington Post menunjukkan bahwa kelompok Abu Shabab beroperasi di bawah perlindungan militer Israel penuh. Para saksi mengatakan mereka telah melihat para pejuangnya menjarah konvoi dan menuntut "uang perlindungan" dari para pengemudi, sementara tank-tank Israel mengawasi tanpa gangguan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Maternity Shoot Angga...
Maternity Shoot Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Perhiasan Rp2,88 Miliar Jadi Sorotan
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Berita Terkini
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved