Siapa Madhavi Latha? Profesor yang Menghabiskan 17 Tahun di Proyek Jembatan Kereta Api Tertinggi di Dunia

Minggu, 08 Juni 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Ia mengantongi medali emas sebagai mahasiswa M.Tech di Institut Teknologi Nasional, Warangal. Spesialisasinya adalah Teknik Geoteknik.

Latha menyelesaikan gelar doktornya dari IIT-Madras pada tahun 2000 di bidang Teknik Geoteknik.

Selama bertahun-tahun, ia menerima beberapa penghargaan. Pada tahun 2021, ia dianugerahi penghargaan Peneliti Geoteknik Wanita Terbaik oleh Masyarakat Geoteknik India. Ia juga dinobatkan sebagai salah satu dari 75 Wanita Terbaik di bidang STEAM India pada tahun 2022.

Baca Juga: Aliansi Eropa - Yahudi di Ujung Tanduk

2. Suka dengan Tantangan

Melansir NDTV, topografi yang menantang, kondisi cuaca, dan lokasi Jembatan Chenab yang terpencil membuat pembangunan menjadi usaha yang sulit di wilayah tersebut.

Tim Latha mengadopsi "pendekatan desain sesuai perkembangan" untuk mengatasi semua kendala. Ini berarti berinovasi secara real-time berdasarkan kondisi geologis seperti batuan yang retak, rongga tersembunyi, dan berbagai sifat batuan, yang tidak terlihat dalam survei awal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved