Terungkap, Israel Persenjatai Geng Kriminal Abu Shabab di Gaza untuk Lemahkan Hamas
Jum'at, 06 Juni 2025 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
“Israel berupaya mengalahkan Hamas melalui berbagai cara, berdasarkan rekomendasi dari semua kepala lembaga keamanan,” kata kantor tersebut dalam tanggapannya kepada KAN.
Sedangkan Shin Bet menolak mengomentari pernyataan Lieberman.
Media Israel sebelumnya melaporkan munculnya kelompok kriminal bersenjata di Gaza yang menyerang warga Palestina di bawah perlindungan tentara Israel.
Senjata-senjata tersebut, termasuk senjata ringan yang disita dari Hamas, ditransfer ke milisi Yasser Abu Shabab yang beroperasi di sebelah timur Rafah di wilayah yang dikuasai oleh tentara Israel, menurut laporan Al-Jazeera.
Laporan tersebut mencatat bahwa mempersenjatai milisi Abu Shabab merupakan inisiatif oleh badan keamanan dan kepemimpinan politik Israel.
Surat kabar Haaretz mengutip dua sumber yang mengatakan bahwa para milisi yang terkait dengan Abu Shabab baru baru-baru ini mulai beroperasi di Gaza selatan.
Menurut laporan surat kabar tersebut, video yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir tampaknya mendukung klaim itu, yang memperlihatkan warga Palestina bersenjata di Gaza mengenakan perlengkapan militer standar, termasuk rompi, helm, dan lencana seperti bendera Palestina dan tambalan berlabel "Layanan Anti-Teror" dalam bahasa Inggris dan Arab.
Sementara kelompok milisi tersebut mengeklaim mengamankan konvoi bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza, laporan Times of Israel mengungkap bahwa mereka justru menjarah konvoi tersebut.
Quds News Network (QNN) melaporkan bahwa Abu Shabab memiliki sejarah penyelundupan narkoba dan kolaborasi dengan kelompok ekstremis. Gengnya, yang terdiri dari lebih dari 200 orang bersenjata, telah mendirikan pangkalan berbenteng di zona yang dikuasai Israel di Rafah.
Sedangkan Shin Bet menolak mengomentari pernyataan Lieberman.
Media Israel sebelumnya melaporkan munculnya kelompok kriminal bersenjata di Gaza yang menyerang warga Palestina di bawah perlindungan tentara Israel.
Senjata-senjata tersebut, termasuk senjata ringan yang disita dari Hamas, ditransfer ke milisi Yasser Abu Shabab yang beroperasi di sebelah timur Rafah di wilayah yang dikuasai oleh tentara Israel, menurut laporan Al-Jazeera.
Laporan tersebut mencatat bahwa mempersenjatai milisi Abu Shabab merupakan inisiatif oleh badan keamanan dan kepemimpinan politik Israel.
Surat kabar Haaretz mengutip dua sumber yang mengatakan bahwa para milisi yang terkait dengan Abu Shabab baru baru-baru ini mulai beroperasi di Gaza selatan.
Menurut laporan surat kabar tersebut, video yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir tampaknya mendukung klaim itu, yang memperlihatkan warga Palestina bersenjata di Gaza mengenakan perlengkapan militer standar, termasuk rompi, helm, dan lencana seperti bendera Palestina dan tambalan berlabel "Layanan Anti-Teror" dalam bahasa Inggris dan Arab.
Sementara kelompok milisi tersebut mengeklaim mengamankan konvoi bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza, laporan Times of Israel mengungkap bahwa mereka justru menjarah konvoi tersebut.
Quds News Network (QNN) melaporkan bahwa Abu Shabab memiliki sejarah penyelundupan narkoba dan kolaborasi dengan kelompok ekstremis. Gengnya, yang terdiri dari lebih dari 200 orang bersenjata, telah mendirikan pangkalan berbenteng di zona yang dikuasai Israel di Rafah.
Lihat Juga :