Terungkap, Israel Persenjatai Geng Kriminal Abu Shabab di Gaza untuk Lemahkan Hamas

Jum'at, 06 Juni 2025 - 15:02 WIB
loading...
A A A
Kawasan tersebut, yang disebut sebagai "zona kematian", biasanya tidak dapat diakses oleh penduduk Gaza, yang selanjutnya menimbulkan kecurigaan keterlibatan Israel dalam aktivitas geng tersebut, menurut laporan QNN.

Minggu lalu, Brigade Al-Qassam Hamas merilis rekaman yang memperlihatkan kelompok Abu Shabab terlibat dalam operasi penyamaran Israel.

Beberapa video ini memperlihatkan anak buah Yasser Abu Shabab bekerja secara menyamar bersama unit penyamaran Israel yang menargetkan warga Palestina di Rafah.

Sebagai tanggapan, keluarga terkemuka Abu Shabab di Gaza mengumumkan penolakan penuh mereka terhadap Abu Shabab karena bekerja sama dengan Israel.

Laporan tersebut mencatat bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh para tetua dan pemimpin keluarga Abu Shabab, "menggambarkan tindakan tersebut sebagai keputusan yang menyakitkan tetapi perlu", dan muncul setelah semakin banyak bukti tentang peran Yasser Abu Shabab dalam operasi yang didukung Israel selama genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, militer Zionis telah membunuh dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pengeboman udara berdarah dan berkelanjutan.

Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 54.000 orang, melukai lebih dari 125.000 orang, dengan lebih dari 14.000 orang masih hilang.

Meskipun banyak negara di seluruh dunia mengutuk genosida Israel, hanya sedikit yang dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.

Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara PM Netanyahu yang dituduh sebagai penjahat perang sekarang secara resmi diburu oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved