Jamur Berbahaya dari China Picu Alarm Terorisme Pertanian di AS

Jum'at, 06 Juni 2025 - 08:32 WIB
loading...
Jamur Berbahaya dari...
Jamur berbahaya dari China telah memicu alarm terorisme pertanian di Amerika Serikat. Foto/US District Court/NBC News
A A A
JAKARTA - Menjadikan lahan pertanian dari Illinois dan seluruh Amerika Serikat (AS) sebagai senjata merupakan "ancaman yang terus berkembang" dan menuntut perhatian serius aparat penegak hukum, menurut sejumlah pakar terorisme. Pernyataan tersebut berkaitan dengan dakwaan terhadap dua warga China pekan ini yang diduga telah menyelundupkan jamur berbahaya ke wilayah Midwest dengan tujuan menginfeksi lahan pertanian.

Menurut otoritas penegak hukum federal AS, ladang pertanian akan menjadi medan perang baru yang menjadi target para tersangka dalam kasus ini. Disebutkan bahwa dua warga China itu telah menyelundupkan jamur berbahaya ke AS dengan maksud untuk menggunakannya sebagai "senjata potensial terorisme pertanian."

Yunqing Jian, karyawan Universitas Michigan yang berusia 33 tahun, ditahan di Detroit tanpa jaminan, sementara pacarnya yang berusia 34 tahun, Dr Zunyong Liu, menjadi buronan di tempat dia bekerja di sebuah universitas China. Mereka dituduh terbang ke AS sambil membawa jamur dalam kantong plastik kecil, dengan tujuan menggunakannya untuk menginfeksi lahan pertanian.

Baca Juga: China Kerahkan 2 Kapal Induk dan Hampir 70 Kapal Perang untuk Intimidasi Taiwan

"Tujuannya adalah mengganggu rantai makanan," kata profesor kesehatan masyarakat Universitas Illinois-Chicago, Dr Jerrald Leikin, seperti dikutip dari NBC Chicago, Jumat (6/6/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved