Hamas: Veto AS Memungkinkan Israel Lanjutkan Kejahatan Perang terhadap Warga Sipil Gaza

Kamis, 05 Juni 2025 - 17:49 WIB
loading...
Hamas: Veto AS Memungkinkan...
Warga Palestina terlihat kembali ke rumah dan komunitas mereka setelah pasukan Israel ditarik dari wilayah tersebut, di Kota Gaza, Gaza, pada 4 Juni 2025. Foto/Abdalhkem Abu Riash/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Hamas menegaskan penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat (AS) di Dewan Keamanan PBB mencerminkan dukungan buta Washington terhadap pendudukan Israel dan kejahatannya terhadap kemanusiaan di Gaza. AS menjadi satu-satunya negara di Dewan Keamanan yang menentang resolusi gencatan senjata di Gaza.

Dalam pernyataan yang diterima Quds Press kemarin malam, Hamas menambahkan, "Posisi Amerika memberi lampu hijau kepada penjahat perang Netanyahu untuk melanjutkan genosida brutalnya terhadap warga sipil tak berdosa di Gaza."

Gerakan tersebut mengutuk keras apa yang digambarkannya sebagai penghalang konsensus internasional oleh pemerintah AS, dengan mencatat 14 dari 15 anggota Dewan Keamanan memberikan suara mendukung rancangan resolusi tersebut.

Hamas lebih lanjut menyatakan kegagalan Dewan Keamanan menghentikan genosida menimbulkan pertanyaan serius tentang peran lembaga internasional dan efektivitas hukum internasional.

Hamas menyerukan kepada masyarakat internasional "bertindak segera untuk mengatasi keruntuhan moral dan politik ini dan untuk mendesak diakhirinya perang genosida."

Sementara itu, Front Populer untuk Pembebasan Palestina, salah satu faksi yang membentuk Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), juga mengutuk sikap AS, menggambarkannya sebagai “kemitraan langsung dalam genosida yang menargetkan rakyat Palestina.”

Baca juga: Warga Maroko Diminta Tidak Potong Hewan Kurban saat Iduladha, Ada Apa?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved