Bela Israel, AS Sendirian Memveto Resolusi Gencatan Senjata Gaza
Kamis, 05 Juni 2025 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Resolusi terbaru yang diadopsi muncul pada Juni 2024, ketika DK PBB mendukung rencana gencatan senjata multi-fase yang didukung AS yang terkait dengan pembebasan sandera Israel. Perjanjian itu tidak dilaksanakan hingga Januari 2025 dan kemudian dilanggar oleh Israel.
Resolusi yang diblokir tersebut menyerukan "gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen" dan pembebasan tawanan tanpa prasyarat.
Resolusi itu juga menyoroti "situasi kemanusiaan yang sangat buruk" di Gaza dan mendesak pencabutan segera semua pembatasan bantuan kemanusiaan, memastikan distribusinya yang aman dan meluas oleh organisasi, termasuk PBB.
Resolusi di DK PBB memerlukan setidaknya sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto dari lima anggota tetap—AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China.
Dalam sebuah pernyataan segera setelah pemungutan suara, kelompok perlawanan Palestina; Hamas, mengatakan bahwa veto Amerika mencerminkan "bias buta Washington terhadap pemerintah pendudukan," menuduh AS terus mendukung "kejahatan terhadap kemanusiaan Israel di Gaza."
Resolusi yang diblokir tersebut menyerukan "gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen" dan pembebasan tawanan tanpa prasyarat.
Resolusi itu juga menyoroti "situasi kemanusiaan yang sangat buruk" di Gaza dan mendesak pencabutan segera semua pembatasan bantuan kemanusiaan, memastikan distribusinya yang aman dan meluas oleh organisasi, termasuk PBB.
Resolusi di DK PBB memerlukan setidaknya sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto dari lima anggota tetap—AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China.
Dalam sebuah pernyataan segera setelah pemungutan suara, kelompok perlawanan Palestina; Hamas, mengatakan bahwa veto Amerika mencerminkan "bias buta Washington terhadap pemerintah pendudukan," menuduh AS terus mendukung "kejahatan terhadap kemanusiaan Israel di Gaza."
(mas)
Lihat Juga :