3 Fakta Pergantian Kain Kiswah Kakbah, dari Awal Musim Haji hingga Tradisi yang Mengakar

Senin, 02 Juni 2025 - 15:08 WIB
loading...
3 Fakta Pergantian Kain...
Pergantian kain Kiswah Kakbah menjadi tradisi yang menarik. Foto/X/@AlharamainSA
A A A
RIYADH - Mengangkat dan mengganti kiswah – kain hitam yang menutupi Kakbah Suci di Mekkah – adalah tradisi tahunan sebelum musim haji yang menandai dimulainya ibadah haji umat Islam dan melindungi kain sutra hitam dan emas dari kerusakan.

Melansir Al Arabiya, tindakan ini melibatkan pengangkatan bagian bawah Kiswah dan menutupinya dengan kain putih, sehingga menciptakan penghalang. Kain hitam, yang dibuat dari sutra hitam dan dihiasi dengan ayat-ayat Alquran, yang menutupi Kakbah, merupakan simbol penghormatan dan menandai kesucian tempat paling suci dalam Islam. Kain ini diganti setiap tahun.

3 Fakta Pergantian Kain Kiswah Kakbah, dari Awal Musim Haji hingga Tradisi yang Mengakar

1. Bukan Bagian dari Ibadah

Selama musim haji, Kiswah secara tradisional dinaikkan, bukan sebagai tindakan ibadah, tetapi untuk alasan praktis yang telah berkembang seiring waktu.

Setiap era memiliki penjelasan atau kebijaksanaannya sendiri di balik praktik ini.

2. Tanda Dimulainya Musim Haji

Secara historis, mengangkat Kiswah menandai dimulainya musim haji, memberi tahu umat beriman akan dimulainya ritual suci dan kedatangan para peziarah dari seluruh dunia untuk melaksanakan rukun Islam kelima.

Ini juga membantu melindungi Kiswah dari potensi kerusakan akibat kerumunan besar.

Baca Juga: Arab Saudi: Salah Gunakan Visa Kerja untuk Haji Didenda Rp217,6 Juta!

3. Tradisi yang Mengakar Kuat

Selama berabad-abad, tindakan ini menjadi tradisi yang mengakar kuat, yang dijunjung tinggi oleh para penguasa dan otoritas Muslim.

Saat ini, Kiswah dinaikkan jauh sebelum musim haji terutama untuk menjaganya dari kerusakan yang disebabkan oleh kerumunan orang di sekitar Kakbah, dan untuk mencegah para peziarah atau peserta umrah memotong bagian-bagiannya sebagai kenang-kenangan atau mencari berkah.

Sumber-sumber sejarah menunjukkan bahwa praktik ini berasal dari periode awal Islam, ketika Kiswah diangkat agar terlihat oleh para peziarah yang melakukan tawaf mengelilingi Kakbah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved