Ingin Akhiri Perang, Hamas Terima Gencatan Senjata Versi AS

Minggu, 01 Juni 2025 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Dalam dokumen revisi yang diajukan oleh Hamas, negosiasi untuk gencatan senjata permanen akan segera dimulai setelah gencatan senjata sementara berlaku.

Klausul utama yang diajukan oleh Hamas menyerukan "komite teknokrat independen" untuk mengelola urusan Gaza setelah gencatan senjata permanen - ketentuan yang akan membuat Hamas melepaskan otoritas pemerintahan di Jalur Gaza.

Namun, laporan menunjukkan bahwa Witkoff dan Netanyahu telah berupaya menghapus ketentuan yang akan membuat Hamas menyerahkan kendali administratif di Gaza, yang menimbulkan kekhawatiran perang dapat berlanjut setelah periode 60 hari.

Pada hari Sabtu, Witkoff menolak amandemen Hamas sebagai "sama sekali tidak dapat diterima dan hanya membawa kita mundur." Ia bersikeras kelompok itu menerima kerangka kerja yang ada untuk perundingan jarak dekat yang dijadwalkan akan dimulai minggu depan.

Sebelumnya pada hari yang sama, Hamas mengatakan menyambut baik usulan Witkoff tetapi menekankan perlunya modifikasi utama. Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu telah menyetujui versi awal usulan itu seminggu sebelumnya, tetapi Witkoff kembali dengan versi yang diubah yang, menurut Hamas, menghilangkan elemen-elemen penting.

"Kami tidak dapat menerima usulan seperti itu sebagai dasar untuk negosiasi," kata pejabat senior Hamas Basem Naim, dengan alasan tidak adanya jaminan untuk gencatan senjata 60 hari, bantuan kemanusiaan, dan penarikan penuh Israel.

Dalam tanggapan resminya, Hamas juga menyerukan tindakan kemanusiaan dan rekonstruksi yang mendesak. Ini termasuk akses langsung ke bantuan, yang dikoordinasikan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi seperti Bulan Sabit Merah, sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani pada 19 Januari 2025, saat kesepakatan gencatan senjata pertama dicapai.

Selama fase negosiasi, rencana akhir akan dikembangkan untuk membangun kembali rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur penting, di samping bantuan bagi mereka yang terkena dampak perang.

Kelompok tersebut menuntut pemulihan penuh "listrik, air, sanitasi, komunikasi, dan jalan," serta pembukaan kembali rumah sakit, pusat kesehatan, sekolah, dan toko roti. Hamas juga mendesak pergerakan tanpa batas melalui perlintasan Rafah dengan Mesir dan dimulainya kembali aktivitas perdagangan dan komersial.

Usulannya untuk gencatan senjata permanen mencakup "penghentian permusuhan selama lima hingga tujuh tahun", yang dijamin oleh Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar.

Sementara negosiasi terus berlanjut, Washington akan tetap berkomitmen untuk menegakkan gencatan senjata dan memastikan aliran bantuan kemanusiaan, dengan tujuan menyelesaikan perundingan dalam waktu 60 hari.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved