Ingin Akhiri Perang, Hamas Terima Gencatan Senjata Versi AS

Minggu, 01 Juni 2025 - 20:19 WIB
loading...
Ingin Akhiri Perang,...
Hamas terima gencatan senjata versi AS untuk akhiri perang Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas menyetujui garis besar kesepakatan gencatan senjata yang dirancang oleh utusan AS Steve Witkoff. Itu dilakukan setelah amandemen yang mencakup jaminan bahwa kesepakatan tersebut akan mengarah pada negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang Israel di Gaza secara permanen.

Middle East Eye melaporkan, garis besar berisi 13 poin dengan perubahan Hamas, yang diperoleh MEE melalui sumber-sumber Palestina yang mengetahui, merinci persyaratan yang telah diterima kelompok tersebut secara bersyarat.

Ini termasuk gencatan senjata selama 60 hari, dengan Presiden AS Donald Trump diusulkan sebagai penjamin kepatuhan Israel.

Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Hamas telah setuju untuk membebaskan 10 tawanan Israel yang masih hidup dan jenazah 18 orang lainnya, dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina yang akan disetujui.

Namun, kelompok tersebut mengusulkan agar pembebasan dilakukan secara bertahap: empat tawanan hidup akan dibebaskan pada hari pertama, dua pada hari ke-30, dan empat tawanan terakhir pada hari ke-60. Sisa-sisa tawanan Israel juga akan dikembalikan secara bertahap - enam pada hari ke-10, enam lainnya pada hari ke-30, dan enam tawanan terakhir pada hari ke-50.

Hamas juga menyerukan agar pasukan Israel mundur ke posisi yang mereka tempati sebelum 2 Maret 2025.

Sumber Palestina yang dekat dengan negosiasi tersebut mengkritik Witkoff karena mendorong draf awal yang kurang jelas dan kurang jaminan yang kuat, mengatakan kepada MEE bahwa hal itu mencerminkan "niat buruk" dan memperingatkan bahwa hal itu dapat menyebabkan perundingan yang rapuh itu gagal.

Berbicara dengan syarat anonim, sumber tersebut mengatakan: “Kegigihan Witkoff untuk membebaskan semua tawanan pada minggu pertama menunjukkan niat buruk. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Israel hanya akan kembali berperang dalam skala penuh dan menyabotase sisa perjanjian.”

Baca Juga: Sirene Bahaya di 660 Kota di Israel Berbunyi saat Rudal Hipersonik Houthi Melintas

Ia menuduh Amerika Serikat hanya berfokus pada pembebasan tawanan Israel, sementara mengabaikan pembunuhan terus-menerus terhadap ribuan warga Palestina dan meluasnya kelaparan di Gaza.

“Hamas merasa Witkoff mengkhianati mereka dua kali,” kata sumber tersebut. “Pertama, ketika Israel melanggar kesepakatan yang dijamin AS pada 2 Maret dengan memberlakukan embargo bantuan dan kemudian melanjutkan perang skala penuh pada 18 Maret - dengan dukungan penuh dan perlindungan dari Witkoff dan pemerintah AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved