Pakistan Rekrut Warga India Jadi Aset Intelijen, dari Vlogger hingga Pengusaha
Sabtu, 31 Mei 2025 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Ia dilaporkan berinteraksi dengan pejabat intelijen Pakistan bernama Danish, Ahsan, dan Shahid. Pemeriksaan forensik terhadap ponsel dan laptop yang disita mengungkapkan lebih dari 12 terabita data, termasuk komunikasi yang menurut para penyelidik mengonfirmasi kesadarannya tentang afiliasi agen tersebut dengan ISI.
Meskipun sedang diawasi karena pengeluaran yang tidak proporsional dan beberapa kali perjalanan ke luar negeri, termasuk ke Pakistan dan Tiongkok, Malhotra melanjutkan interaksinya dengan para tersangka. Satu insiden penting yang terekam dalam sebuah video oleh YouTuber Skotlandia Callum Mill menunjukkan ia berjalan melalui Anarkali Bazaar di Lahore ditemani oleh enam pria bersenjata AK-47.
Malhotra telah didakwa berdasarkan Undang-Undang Rahasia Resmi dan beberapa bagian dari Bharatiya Nyaya Sanhita. Sidangnya dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni.
Pejabat dari Pasukan Antiterorisme Gujarat (ATS) mengonfirmasi Sabtu lalu bahwa Sahdev Singh Gohil, seorang penduduk distrik perbatasan Kachchh, telah ditahan awal bulan ini atas tuduhan berbagi gambar dan video rahasia instalasi Angkatan Udara India (IAF) dan Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) yang baru dibangun dengan agen asing.
Perwira senior ATS K Siddharth mengatakan bahwa Gohil melakukan kontak dengan seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai Aditi Bharadwaj melalui WhatsApp pada tahun 2023. Penyidik sekarang yakin Bharadwaj adalah identitas samaran yang digunakan oleh seorang agen intelijen Pakistan. Komunikasi tersebut, menurut sumber ATS, berkembang menjadi pertukaran visual dan data mengenai lokasi militer India di dekat perbatasan.
Menurut penyidik, Gohil memperoleh kartu SIM baru yang terdaftar dengan rincian Aadhaar-nya pada awal tahun 2025 dan mengaktifkan akun WhatsApp atas nama tersangka penangan menggunakan proses autentikasi kata sandi satu kali (OTP). Saluran ini, kata pejabat, kemudian digunakan untuk mengirimkan konten sensitif yang mendokumentasikan pembangunan dan pergerakan militer di area tersebut.
ATS juga mengatakan bahwa Gohil telah menerima pembayaran tunai sebesar Rs 40.000 dari seorang individu yang tidak dikenal.
Davender Singh Dhillon, mahasiswa ilmu politik berusia 25 tahun dari Patiala, ditangkap setelah mengunggah foto senjata api secara daring. Investigasi mengungkapkan bahwa ia telah mengunjungi Pakistan pada November 2024 dan membagikan foto-foto sensitif dari instalasi militer.
Meskipun sedang diawasi karena pengeluaran yang tidak proporsional dan beberapa kali perjalanan ke luar negeri, termasuk ke Pakistan dan Tiongkok, Malhotra melanjutkan interaksinya dengan para tersangka. Satu insiden penting yang terekam dalam sebuah video oleh YouTuber Skotlandia Callum Mill menunjukkan ia berjalan melalui Anarkali Bazaar di Lahore ditemani oleh enam pria bersenjata AK-47.
Malhotra telah didakwa berdasarkan Undang-Undang Rahasia Resmi dan beberapa bagian dari Bharatiya Nyaya Sanhita. Sidangnya dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni.
4. Petugas Kesehatan: Sahdev Singh Gohil
Seorang petugas kesehatan berusia 28 tahun dari Gujarat ditangkap karena menyebarkan informasi sensitif terkait infrastruktur militer India kepada seorang agen Pakistan.Pejabat dari Pasukan Antiterorisme Gujarat (ATS) mengonfirmasi Sabtu lalu bahwa Sahdev Singh Gohil, seorang penduduk distrik perbatasan Kachchh, telah ditahan awal bulan ini atas tuduhan berbagi gambar dan video rahasia instalasi Angkatan Udara India (IAF) dan Pasukan Keamanan Perbatasan (BSF) yang baru dibangun dengan agen asing.
Perwira senior ATS K Siddharth mengatakan bahwa Gohil melakukan kontak dengan seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai Aditi Bharadwaj melalui WhatsApp pada tahun 2023. Penyidik sekarang yakin Bharadwaj adalah identitas samaran yang digunakan oleh seorang agen intelijen Pakistan. Komunikasi tersebut, menurut sumber ATS, berkembang menjadi pertukaran visual dan data mengenai lokasi militer India di dekat perbatasan.
Menurut penyidik, Gohil memperoleh kartu SIM baru yang terdaftar dengan rincian Aadhaar-nya pada awal tahun 2025 dan mengaktifkan akun WhatsApp atas nama tersangka penangan menggunakan proses autentikasi kata sandi satu kali (OTP). Saluran ini, kata pejabat, kemudian digunakan untuk mengirimkan konten sensitif yang mendokumentasikan pembangunan dan pergerakan militer di area tersebut.
ATS juga mengatakan bahwa Gohil telah menerima pembayaran tunai sebesar Rs 40.000 dari seorang individu yang tidak dikenal.
5. Penangkapan di Haryana
Di Haryana, telah terjadi serangkaian penangkapan yang mengarah pada upaya perekrutan oleh ISI yang menargetkan pemuda yang rentan secara ekonomi.Davender Singh Dhillon, mahasiswa ilmu politik berusia 25 tahun dari Patiala, ditangkap setelah mengunggah foto senjata api secara daring. Investigasi mengungkapkan bahwa ia telah mengunjungi Pakistan pada November 2024 dan membagikan foto-foto sensitif dari instalasi militer.
Lihat Juga :