Hamas Peringatkan Usulan Gencatan Senjata AS Berarti Kelanjutan Pembunuhan di Gaza oleh Israel

Jum'at, 30 Mei 2025 - 17:08 WIB
loading...
Hamas Peringatkan Usulan...
Pejuang Hamas berada di Jalur Gaza saat pembebasan sandera. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Usulan gencatan senjata dengan Israel yang diajukan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump "masih dalam pembahasan" oleh Hamas. Menurut pejabat Hamas, dalam bentuknya saat ini hanya akan menghasilkan "kelanjutan pembunuhan dan kelaparan" di Gaza.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada hari Kamis (29/5/2025) bahwa Israel telah "menandatangani" usulan gencatan senjata tersebut, dan utusan Timur Tengah pemerintahan Trump, Steve Witkoff, telah menyerahkannya kepada Hamas untuk dipertimbangkan.

Anggota biro politik Hamas Basem Naim mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa, “Kesepakatan tersebut tidak memenuhi tuntutan rakyat kami, yang terpenting di antaranya, menghentikan perang."

"Meskipun demikian, pimpinan gerakan tersebut sedang mempelajari tanggapan terhadap usulan tersebut dengan tanggung jawab nasional penuh," ungkap Naim.

Hamas akan menanggapi pada hari Jumat atau Sabtu, menurut seorang sumber dari kelompok Palestina kepada Reuters.

Rincian proposal baru tersebut belum dipublikasikan, tetapi pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa, yang terpenting, proposal tersebut tidak memuat komitmen dari Israel untuk mengakhiri perangnya di Gaza, menarik pasukan Israel dari daerah kantong tersebut, atau mengizinkan bantuan untuk memasuki wilayah yang dilanda perang secara bebas.

Mengutip salinan draf, Reuters mengatakan proposal tersebut menguraikan gencatan senjata awal selama 60 hari.

Dua puluh delapan sandera Israel, baik yang hidup maupun yang mati, akan dibebaskan pada pekan pertama dengan imbalan pembebasan 1.236 tahanan Palestina dan jenazah 180 warga Palestina yang tewas.

Rencana tersebut, yang dilaporkan dijamin Presiden Trump dan mediator Mesir dan Qatar, juga akan mengirimkan bantuan ke Gaza segera setelah Hamas menandatanganinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved