Hamas Peringatkan Usulan Gencatan Senjata AS Berarti Kelanjutan Pembunuhan di Gaza oleh Israel

Jum'at, 30 Mei 2025 - 17:08 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat AS anonim yang dekat dengan Witkoff juga menolak klaim itu, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa klaim kelompok itu "tidak akurat" dan "mengecewakan".

Israel juga menolak klaim itu, dengan seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya menyebut pernyataan itu sebagai "perang psikologis" dan "propaganda" dalam komentarnya kepada The Times of Israel.

Israel melanjutkan perangnya di Gaza pada 18 Maret, setelah melanggar gencatan senjata sementara selama enam pekan, dengan Netanyahu mengumumkan pertempuran telah dimulai kembali dengan "kekuatan penuh".

Beberapa bulan setelah itu, militer Israel melanjutkan serangan gencarnya di Gaza, menewaskan hampir 4.000 orang sejak melanggar gencatan senjata dan mendorong jumlah korban tewas secara keseluruhan di daerah kantong itu menjadi lebih dari 54.000, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Israel juga telah memberlakukan blokade mematikan selama berbulan-bulan terhadap bantuan kemanusiaan yang memasuki daerah kantong Palestina itu, yang menurut pejabat PBB telah mendorong penduduk ke ambang kelaparan.

Israel mencabut blokadenya sebagian pada 19 Mei, yang memungkinkan sedikit bantuan masuk ke Gaza, tetapi Sekretaris Jenderal Amerika Serikat (AS) Antonio Guterres menggambarkannya sebagai "sedikit" dari apa yang dibutuhkan.

Pekan ini terjadi kekacauan saat kerumunan warga Palestina yang kelaparan berusaha mencapai pasokan penyelamat yang didistribusikan Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS dan Israel, kelompok baru dan kontroversial yang mengatakan akan mengirimkan bantuan ke daerah kantong yang terkepung itu.

Baca juga: Israel dan Hamas Dilaporkan Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved