Raja dan Ratu Thailand Resmikan Pernikahan Sesama Jenis Pertama yang Disponsori Kerajaan
Jum'at, 30 Mei 2025 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
“Keluarga saya dan saya sangat berterima kasih atas kebaikan kerajaan yang luar biasa ini. Ini adalah kehormatan terbesar bagi keluarga dan garis keturunan kami. Panjang umur Yang Mulia Raja dan Ratu," tulis pengantin gay tersebut.
Tradisi upacara pernikahan yang disponsori kerajaan sudah ada sejak masa pemerintahan Raja Vajiravudh (Rama VI).
Pada hari Senin, 26 Agustus 1918, pukul 14.00, Raja Rama VI dengan ramah memerintahkan upacara pernikahan yang disponsori kerajaan antara Raja Prajadhipok (Rama VII), yang saat itu belum naik takhta, dan Ratu Rambhai Barni, untuk diadakan di Aula Singgasana Varopat Piman, Istana Bang Pa-in.
Acara ini dianggap sebagai upacara pernikahan resmi pertama yang disponsori kerajaan di Siam.
Upacara ini memadukan dua tradisi budaya secara unik. Dimulai dengan meminta persetujuan pasangan kerajaan, diikuti dengan pemberian berkat air kerang kerajaan, pengurapan, dan pemberian hadiah serta dana pribadi oleh raja.
Pasangan tersebut kemudian menandatangani catatan pernikahan di hadapan raja, dengan Raja Vajiravudh bertindak sebagai saksi kerajaan dengan menandatangani sandi kerajaannya. Anggota senior keluarga kerajaan dan pejabat tinggi juga menjadi saksi.
Setelah formalitas, raja dengan ramah menyelenggarakan jamuan makan siang kerajaan, termasuk bersulang untuk menghormati pasangan pengantin baru tersebut. Pada waktu yang tepat, pasangan tersebut memberikan penghormatan sebelum meninggalkan istana.
Tradisi upacara pernikahan yang disponsori kerajaan sudah ada sejak masa pemerintahan Raja Vajiravudh (Rama VI).
Pada hari Senin, 26 Agustus 1918, pukul 14.00, Raja Rama VI dengan ramah memerintahkan upacara pernikahan yang disponsori kerajaan antara Raja Prajadhipok (Rama VII), yang saat itu belum naik takhta, dan Ratu Rambhai Barni, untuk diadakan di Aula Singgasana Varopat Piman, Istana Bang Pa-in.
Acara ini dianggap sebagai upacara pernikahan resmi pertama yang disponsori kerajaan di Siam.
Upacara ini memadukan dua tradisi budaya secara unik. Dimulai dengan meminta persetujuan pasangan kerajaan, diikuti dengan pemberian berkat air kerang kerajaan, pengurapan, dan pemberian hadiah serta dana pribadi oleh raja.
Pasangan tersebut kemudian menandatangani catatan pernikahan di hadapan raja, dengan Raja Vajiravudh bertindak sebagai saksi kerajaan dengan menandatangani sandi kerajaannya. Anggota senior keluarga kerajaan dan pejabat tinggi juga menjadi saksi.
Setelah formalitas, raja dengan ramah menyelenggarakan jamuan makan siang kerajaan, termasuk bersulang untuk menghormati pasangan pengantin baru tersebut. Pada waktu yang tepat, pasangan tersebut memberikan penghormatan sebelum meninggalkan istana.
Lihat Juga :