Trump Ultimatum Netanyahu: Israel Jangan Serang Iran di Tengah Perundingan Nuklir!
Kamis, 29 Mei 2025 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
"Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan, dan jika kami dapat membuat kesepakatan, kami akan menyelamatkan banyak nyawa," imbuh orang nomor satu Amerika tersebut, seperti dikutip dari AFP, Kamis (29/5/2025).
Sementara itu, Netanyahu menepis laporan New York Times yang mengeklaim bahwa militer Israel akan menyerang fasilitas nuklir Iran untuk mengganggu perundingan nuklir antara Washington dan Teheran. Netanyahu menyebut laporan tersebut sebagai "berita palsu" atau "hoax".
Laporan yang diterbitkan pada hari Rabu (28/5/2025) tersebut mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa para pemimpin Israel khawatir Presiden Trump mungkin mengizinkan Iran untuk mempertahankan kemampuan pengayaan nuklirnya—yang sangat ditentang Israel.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa intelijen AS yakin Israel dapat melancarkan serangan terhadap Iran hanya dengan pemberitahuan tujuh jam, bahkan jika kesepakatan diplomatik tercapai.
"Berita palsu", demikian komentar singkat kantor Netanyahu dalam menanggapi laporan tersebut.
Teheran dan Washington dalam beberapa minggu terakhir telah mengadakan lima putaran perundingan yang berfokus pada masalah tersebut—kontak tingkat tertinggi mereka sejak AS pada tahun 2018 menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 selama masa jabatan pertama Trump.
Sementara itu, Netanyahu menepis laporan New York Times yang mengeklaim bahwa militer Israel akan menyerang fasilitas nuklir Iran untuk mengganggu perundingan nuklir antara Washington dan Teheran. Netanyahu menyebut laporan tersebut sebagai "berita palsu" atau "hoax".
Laporan yang diterbitkan pada hari Rabu (28/5/2025) tersebut mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa para pemimpin Israel khawatir Presiden Trump mungkin mengizinkan Iran untuk mempertahankan kemampuan pengayaan nuklirnya—yang sangat ditentang Israel.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa intelijen AS yakin Israel dapat melancarkan serangan terhadap Iran hanya dengan pemberitahuan tujuh jam, bahkan jika kesepakatan diplomatik tercapai.
"Berita palsu", demikian komentar singkat kantor Netanyahu dalam menanggapi laporan tersebut.
Teheran dan Washington dalam beberapa minggu terakhir telah mengadakan lima putaran perundingan yang berfokus pada masalah tersebut—kontak tingkat tertinggi mereka sejak AS pada tahun 2018 menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 selama masa jabatan pertama Trump.
Lihat Juga :