PM Prancis: Tidak Ingin Jadikan Islam sebagai Obsesi

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:40 WIB
loading...
A A A
Di bawah tekanan yang meningkat dari oposisi sayap kanan yang sedang bangkit, Macron meluncurkan kampanye ketat terhadap apa yang disebutnya "separatisme Islam" untuk membatasi pengaruh asing pada lembaga dan komunitas Islam.

Penasihat presiden, yang dikutip oleh Reuters, menekankan bahwa Macron berupaya mengatasi upaya yang disengaja oleh kelompok-kelompok Islamis untuk menembus dan membentuk kembali struktur negara Prancis.

Para menteri telah diarahkan untuk menyiapkan tanggapan, dengan proposal konkret yang akan ditinjau selama pertemuan lanjutan yang dijadwalkan pada bulan Juni.

“Laporan tersebut mengatakan kampanye Islamis difokuskan pada sekolah, masjid, dan organisasi nonpemerintah lokal, dengan tujuan memengaruhi pembuatan peraturan di tingkat lokal dan nasional, terutama terkait sekularisme dan kesetaraan gender,” menurut Reuters.

Laporan tersebut juga menyebut Musulmans de France (Muslim Prancis) sebagai perwakilan domestik utama Ikhwanul Muslimin.

Ikhwanul Muslimin, yang didirikan di Mesir pada tahun 1928, adalah gerakan Islam transnasional yang awalnya menentang kolonialisme dan berupaya menegakkan hukum Islam melalui keterlibatan politik yang damai.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved