PM Prancis: Tidak Ingin Jadikan Islam sebagai Obsesi

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:40 WIB
loading...
PM Prancis: Tidak Ingin...
PM Prancis menegaskan tidak ingin jadikan Islam sebagai obsesi di Prancis. Foto/X/@AmyMek
A A A
PARIS - Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou menolak mengubah Islam menjadi fokus politik atau mengadu domba orang Prancis satu sama lain.

“Saya tidak ingin menjadikan Islam sebagai obsesi dalam masyarakat Prancis. Saya tahu itu sedang menjadi tren … tetapi kita harus hidup bersama,” kata Bayrou dalam sebuah wawancara dengan stasiun penyiaran Prancis BFMTV dan RMC.

“Saya percaya bahwa di Prancis, ateis, Kristen, Muslim, Yahudi, Buddha … kita harus hidup bersama,” katanya. “Kita tidak boleh terus-menerus terlibat dalam persaingan yang membuat orang Prancis saling bermusuhan.”

“Saya tidak percaya bahwa ini adalah cara untuk menjawab pertanyaan tentang kehidupan bersama berbagai komunitas dan kepekaan agama di Prancis,” tambahnya.

Selama seminggu terakhir, Islam di Prancis telah menjadi pusat kontroversi yang memanas menyusul dirilisnya laporan kontroversial tentang dugaan “masuknya” Ikhwanul Muslimin ke lembaga-lembaga Prancis.

Bayrou juga menjauhkan diri dari usulan terbaru mantan Perdana Menteri Prancis Gabriel Attal untuk melarang jilbab bagi anak perempuan di bawah usia 15 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
4 Penyebab Israel Tidak...
4 Penyebab Israel Tidak Layak Disebut sebagai Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved