Pria Ini Hendak Bakar Cabang Kedubes AS di Israel: 'Matilah Amerika, Persetan dengan Barat'

Senin, 26 Mei 2025 - 11:35 WIB
loading...
Pria Ini Hendak Bakar...
Joseph Neumeyer, warga negara AS-Jerman, mencoba membakar kantor cabang Kedutaan AS di Israel. Foto/X via Times of India
A A A
NEW YORK - Seorang pria warga negara Amerika Serikat (AS)-Jerman telah menjalani dakwaan di pengadilan New York pada hari Minggu. Dia dituduh mencoba membakar kantor cabang Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika di Tel Aviv, Israel, pekan lalu.

Menurut dokumen pengadilan dan pernyataan Departemen Kehakiman Amerika, Joseph Neumeyer (28) ditahan di Israel setelah serangan itu dan dideportasi ke Amerika Serikat, tempat dia ditangkap saat tiba.

Selain dituduh mencoba membakar kantor misi diplomatik, dia juga dituduh mengeluarkan ancaman pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga: 2 Staf Kedubes Israel Ditembak Mati di Dekat Museum Yahudi AS

Jaksa Agung AS Pam Bondi mengatakan departemennya akan menuntut terdakwa seberat-beratnya sesuai hukum.

Jika terbukti bersalah, Neumeyer menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara, dengan denda maksimal USD250.000, kata Departemen Kehakiman.

Neumeyer telah melakukan perjalanan ke Israel bulan lalu, menurut pernyataan dari Departemen Kehakiman dan kantor jaksa AS di New York.

Pada 19 Mei, dia mengunggah undangan di akun Facebook-nya. "Bergabung dengan saya saat saya membakar kedutaan," bunyi unggahan tersebut.

"Matilah Amerika, matilah Amerika, dan persetan dengan Barat," lanjut unggahan yang dia tulis, sebelum pergi ke kantor misi diplomatik AS di Tel Aviv–cabang Kedubes AS. Kedubes AS telah dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada tahun 2018.

Di kantor misi diplomatik itulah, Neumeyer meludahi seorang penjaga. Ketika penjaga itu mencoba menahannya, dia melepaskan diri dan lari, meninggalkan ranselnya, menurut pernyataan dari kantor jaksa AS.

"Penegak hukum menemukan dari ransel Neumeyer beberapa botol yang telah diubah menjadi alat pembakar rakitan, yang umumnya dikenal sebagai 'bom molotov'," katanya, seperti dikutip AFP, Senin (26/5/2025).

Penegak hukum Israel, yang mengonfirmasi keberadaan cairan yang mudah terbakar di dalam alat itu, kemudian melacak Neumeyer ke hotelnya dan menangkapnya.

Setelah dideportasi ke New York pada hari Sabtu pekan lalu, dia muncul di gedung pengadilan federal di Brooklyn pada Minggu sore, di mana dia diperintahkan ditahan sambil menunggu persidangan.

Pihak berwenang AS menyoroti unggahan-unggahan yang mengancam yang diduga telah diunggah oleh Neumeyer di media sosial.

"Terdakwa ini didakwa merencanakan serangan yang menghancurkan yang menargetkan kedutaan kami di Israel, mengancam akan membunuh warga Amerika, dan Presiden Trump," kata Jaksa Agung AS Bondi.

"Perilaku tercela dan penuh kekerasan ini tidak akan ditoleransi di dalam negeri atau di luar negeri," imbuh Direktur FBI Kash Patel.

Dua hari setelah dugaan percobaan serangan Neumeyer di Tel Aviv, seorang pria menembak mati dua staf Kedubes Israel di luar sebuah museum Yahudi di Washington.

Serangan itu diduga dilakukan sebagai protes terhadap tindakan Israel dalam perang brutalnya di Gaza, Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Trump: AS Tak Akan Gulingkan...
Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
Berita Terkini
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved