2 Staf Kedubes Israel Ditembak Mati di Dekat Museum Yahudi AS
Kamis, 22 Mei 2025 - 12:28 WIB
loading...
Dua staf Kedubes Israel ditembak mati di dekat Museum Yahudi di Washington DC, Amerika Serikat. Foto/via CNN
A
A
A
WASHINGTON - Dua anggota staf Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Washington DC, Amerika Serikat (AS), telah ditembak mati pada Rabu malam di dekat Museum Yahudi. Para pejabat Israel menggambarkan serangan tersebut sebagai tindakan terorisme anti-Semit.
Penembakan oleh orang tak dikenal itu terjadi hanya beberapa langkah dari Kantor Lapangan FBI di Washington, yang terletak di Northwest DC.
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengonfirmasi kematian dua staf Kedubes Israel tersebut dalam sebuah unggahan di X, yang menyatakan bahwa penyelidikan aktif sedang berlangsung.
Baca Juga: Israel Tembaki Para Diplomat Asing yang Kunjungi Tepi Barat, Dunia Marah
Menurutnya, otoritas federal telah berkoordinasi dengan penegak hukum setempat untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi.
"Dua staf Kedutaan Besar Israel dibunuh tanpa alasan malam ini di dekat Museum Yahudi di Washington DC. Kami secara aktif menyelidiki dan berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut untuk dibagikan. Mohon doakan keluarga korban. Kami akan membawa pelaku bejat ini ke pengadilan," tulis Noem di X, yang dikutip NDTV, Kamis (22/5/2025).
Penembakan oleh orang tak dikenal itu terjadi hanya beberapa langkah dari Kantor Lapangan FBI di Washington, yang terletak di Northwest DC.
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengonfirmasi kematian dua staf Kedubes Israel tersebut dalam sebuah unggahan di X, yang menyatakan bahwa penyelidikan aktif sedang berlangsung.
Baca Juga: Israel Tembaki Para Diplomat Asing yang Kunjungi Tepi Barat, Dunia Marah
Menurutnya, otoritas federal telah berkoordinasi dengan penegak hukum setempat untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi.
"Dua staf Kedutaan Besar Israel dibunuh tanpa alasan malam ini di dekat Museum Yahudi di Washington DC. Kami secara aktif menyelidiki dan berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut untuk dibagikan. Mohon doakan keluarga korban. Kami akan membawa pelaku bejat ini ke pengadilan," tulis Noem di X, yang dikutip NDTV, Kamis (22/5/2025).
Lihat Juga :