China Kebut Pengiriman Jet Tempur Siluman J-35A ke Pakistan untuk Melawan India

Minggu, 25 Mei 2025 - 13:28 WIB
loading...
China Kebut Pengiriman...
China kebut pengiriman jet tempur siluman J-35A ke Pakistan untuk melawan India di masa depan. Foto/Global Times
A A A
ISLAMABAD - China sedang mempercepat pengiriman jet tempur siluman generasi kelima J-35A yang canggih ke Pakistan, dengan gelombang pertama diharapkan pada awal 2026. Demikian diungkap sumber diplomatik dan militer senior yang dikutip media Pakistan dan laporan pertahanan regional.

Menurut laporan Defence Security Asia, timeline yang dipercepat mencerminkan hubungan militer yang semakin dalam di tengah meningkatnya ketegangan setelah pertempuran udara lintas batas Pakistan-India awal bulan ini.

Jet tempur J-35A, yang diklaim sebagai pesaing jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat, akan digunakan Pakistan untuk melawan India jika pertempuran kembali pecah di masa depan.

Pengiriman jet tempur siluman China yang dipercepat dapat mengubah keseimbangan kekuatan udara di Asia Selatan.

India terus memodernisasi Angkatan Udara-nya dengan platform seperti jet tempur Su-30MKI Rusia dan Rafale Prancis, tetapi keduanya tidak memiliki kemampuan siluman seperti J-35A.

Baca Juga: Terungkap, Sistem Rudal S-400 India Tembak Jatuh Pesawat AWACS Pakistan dalam Jarak 314 Km

Kesepakatan Beijing-Islamabad ini juga menandai ekspor pertama jet tempur generasi kelima China, yang mencerminkan ambisinya sebagai pemasok senjata global.

Awalnya direncanakan pada akhir tahun 2026, Pakistan kini diharapkan menerima gelombang pertama jet tempur J-35A enam bulan lebih awal, mungkin pada bulan Agustus 2025 untuk 30 unit jet awal.

Akselerasi ini menyusul pertemuan diplomatik dan militer tingkat tinggi, termasuk kunjungan Marsekal Angkatan Udara Pakistan Zaheer Ahmad Babar ke Beijing dan perjalanan Jenderal Zhang Youxia ke Islamabad.

Pakistan bermaksud untuk menutup kesenjangan kekuatan udara kualitatif dengan India, yang masih memiliki platform jet tempur non-siluman. Laporan media Pakistan mengatakan bahwa pilot negara tersebut sudah berlatih di China untuk mengoperasikan J-35A, yang menandakan komitmen Islamabad untuk mengintegrasikan jet tempur siluman baru tersebut ke dalam armadanya.

Selain itu, unggahan terbaru di X oleh seorang penggemar Angkatan Udara Pakistan tampaknya memperlihatkan J-35 dalam uji terbang, yang semakin memicu antisipasi kedatangan pesawat yang akan segera tiba.

Laporan Defence Security Asia menyebutkan bahwa China menawarkan diskon 50 persen yang signifikan kepada Pakistan untuk jet tempur siluman J-35A, beserta persyaratan pembayaran yang menguntungkan. Hal ini secara luas dipandang sebagai "hadiah" atas kinerja militer Pakistan selama ketegangan baru-baru ini dengan India dan menyoroti kemitraan strategis yang berkembang antara kedua negara.

Diperkenalkan pada pertunjukan udara besar pada November 2024, J-35A menjadi jet tempur siluman kedua China setelah J-20, menjadikan Beijing sebagai negara kedua—setelah Amerika Serikat—yang mengoperasikan beberapa jenis pesawat siluman generasi kelima.

Penilaian Pentagon baru-baru ini menyoroti Angkatan Udara China sebagai yang terbesar di Indo-Pasifik dan ketiga terbesar di seluruh dunia, dengan lebih dari 3.150 pesawat, termasuk sekitar 2.400 jet siap tempur yang mampu melakukan operasi jarak jauh.

Zia Ul Haque Shamshi, pensiunan pejabat tinggi Angkatan Udara Pakistan mengatakan: "India diperkirakan tidak akan memperoleh kemampuan jet tempur generasi kelima dalam jangka waktu tersebut, yang akan memberi Pakistan keunggulan strategis."

Brendan Mulvaney, direktur China Aerospace Studies Institute turut mengomentari perkembangan tersebut. "Hal ini telah menempatkan Angkatan Udara Pakistan di depan Angkatan Udara India dengan mengikat Pakistan dan China lebih jauh," katanya, seperti dikutip Newsweek, Minggu (25/5/2025).

Jika pengirimannya mengikuti jadwal yang dipercepat, kemampuan tempur udara Pakistan akan mengalami peningkatan yang signifikan, yang berpotensi mengubah lanskap pertahanan regional.

Kekuatan regional, khususnya India, diperkirakan akan memantau dengan cermat pelatihan pilot, integrasi operasional, dan respons strategis rivalnya dalam beberapa bulan mendatang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved