Terungkap, Sistem Rudal S-400 India Tembak Jatuh Pesawat AWACS Pakistan dalam Jarak 314 Km

Minggu, 25 Mei 2025 - 08:54 WIB
loading...
A A A
“Mereka (pasukan India) menembakkan empat rudal permukaan-ke-permukaan Brahmos secara berturut-turut…[rudal] permukaan-ke-permukaan atau udara-ke-permukaan, saya tidak yakin. Pilot (Pakistan) bergegas mengamankan pesawat mereka, tetapi rudal terus berdatangan, dan sayangnya, yang keempat menghantam hanggar di [pangkalan udara] Bholari, tempat salah satu AWACS kami berada. Hanggar itu rusak dan korban juga dilaporkan,” katanya dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: India Sangkal Sistem Rudal S-400-nya Hancur Diserang Jet Tempur JF-17 Pakistan

Lebih lanjut, laporan EurAsian Times menyebutkan rudal permukaan-ke-udara yang ditembakkan S-400 India juga berhasil menembak jatuh beberapa rudal jelajah yang diluncurkan dari udara dan pesawat nirawak Pakistan.

India telah menempatkan tiga unit S-400—dua di garis depan Barat dan satu di garis depan Timur. India tengah menunggu pengiriman dua unit lagi dari Rusia, yang tertunda karena perang Ukraina.

Penasihat Keamanan Nasional India Ajit Doval akan segera mengunjungi Moskow, dan pengiriman awal dua unit yang tersisa disebut-sebut masuk dalam agenda.

Tetap jelas bahwa meskipun efektif, India akan membutuhkan lebih banyak unit S-400 untuk mengamankan wilayah udaranya untuk kemungkinan konfrontasi dua garis depan.

Dilaporkan bahwa, melihat keberhasilan sistem tersebut, India mungkin akan memesan lebih banyak unit S-400, dan dapat memilih S-500 Prometheus yang lebih canggih.

S-500 Prometheus adalah sistem rudal permukaan-ke-udara dan rudal anti-balistik generasi berikutnya milik Rusia. Dikembangkan oleh Almaz-Antey, sistem ini memiliki jangkauan operasional hingga 600 km dan dapat mencegat senjata hipersonik, rudal balistik, dan bahkan satelit orbit rendah bumi. Kemampuannya untuk menetralkan satelit orbit rendah bumi menjadikannya aset strategis.

Kesepakatan produksi bersama untuk S-500 dapat memikat India karena akan membawa setiap sudut Pakistan dalam jangkauan serangnya, yang akan menjadi kutukan bagi jet tempur Pakistan dalam perang-perang mendatang. Laporan telah muncul bahwa China sedang mempercepat pengiriman jet tempur siluman J-35 ke Pakistan, dan itu pun dengan harga yang jauh lebih rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved