6 Alasan Golden Dome Versi Trump Sulit Diwujudkan di AS

Minggu, 25 Mei 2025 - 02:05 WIB
loading...
A A A
Dalam kesaksian sebelumnya di Kongres, pengawas program yang baru ditunjuk, Jenderal Angkatan Luar Angkasa Michael Guetlein, mengatakan bahwa Kubah Emas akan dibangun di atas sistem yang sudah ada yang sebagian besar ditujukan pada ICBM tradisional. Sistem baru akan - menambahkan beberapa lapisan yang juga dapat mendeteksi dan mempertahankan diri dari rudal jelajah dan ancaman lainnya, termasuk dengan mencegatnya sebelum diluncurkan atau pada berbagai tahap peluncurannya.

Saat ini, Badan Pertahanan Rudal AS sebagian besar bergantung pada 44 pencegat berbasis darat yang ditempatkan di Alaska dan California, yang dirancang untuk melawan serangan rudal terbatas.

Para ahli telah memperingatkan bahwa sistem yang ada sangat tidak memadai jika tanah air AS diserang oleh Rusia dan China, yang masing-masing memiliki persenjataan yang diperluas yang terdiri dari ratusan ICBM dan ribuan rudal jelajah.

"[Sistem saat ini] diciptakan untuk Korea Utara," kata Stacie Pettyjohn, seorang ahli pertahanan di Center for a New American Security. "Sistem itu tidak akan pernah bisa mencegat persenjataan besar seperti milik Rusia, atau bahkan yang jauh lebih kecil seperti milik Cina."

Congressional Research Office, atau CBO, telah mengatakan bahwa "ratusan atau ribuan" platform berbasis ruang angkasa akan diperlukan untuk "memberikan pertahanan minimal" terhadap rudal yang masuk - sebuah usulan yang berpotensi sangat mahal.

4. Sistem Pertahanan Rudal Umumnya Berskala Kecil

Trump pertama kali mengungkapkan konsepnya atau Kubah Emas dalam pidato bersama di hadapan Kongres pada bulan Maret, ketika ia mengatakan bahwa "Israel memilikinya, tempat lain memilikinya, dan Amerika Serikat juga harus memilikinya".

Presiden mengacu pada sistem "Kubah Besi" Israel, yang telah digunakan negara tersebut untuk mencegat roket dan rudal sejak tahun 2011.

Namun, Kubah Besi Israel dirancang untuk mencegat ancaman jarak pendek, sementara dua sistem lainnya - yang dikenal sebagai David's Sling dan Arrow - memerangi rudal balistik yang lebih besar seperti yang telah ditembakkan oleh Iran dan Houthi di Yaman.

Bazylczyk menggambarkan Kubah Besi sebagai sistem yang diarahkan untuk menghadapi ancaman "tingkat rendah", seperti roket yang ditembakkan dari Gaza atau Lebanon selatan.

Kubah Emas akan melampaui itu, untuk mendeteksi rudal jarak jauh juga, katanya.

Untuk mencapai itu, ia mengatakan sistem itu perlu menggabungkan berbagai kemampuan.

"Dan saya akan mencari sistem komando dan kontrol yang dapat menyatukan semua ini," katanya, seraya mencatat bahwa hal seperti itu saat ini belum ada.

Grafik yang menunjukkan Iron Dome milik Israel dan sistem pertahanan rudal lainnya, beserta peta Timur Tengah.

5. Tidak Realistis

Membuat sistem itu akan menjadi usulan yang sangat rumit - dan mahal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved