Pertukaran Tahanan Digelar, Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:31 WIB
loading...
Pertukaran Tahanan Digelar,...
Rusia bombardir ibu kota Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Rusia melancarkan serangan besar-besaran di ibu kota Ukraina, Kyiv, dan menewaskan sedikitnya 13 orang dalam serangan di seluruh negeri saat kedua pihak membebaskan ratusan tahanan lagi pada hari kedua pertukaran tahanan besar-besaran.

Setidaknya empat orang tewas di wilayah Donetsk timur, lima di wilayah Kherson dan Odesa selatan, dan empat di wilayah Kharkiv utara dalam 24 jam terakhir, menurut pejabat daerah.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 14 rudal balistik dan 250 pesawat nirawak serang ke negara itu, dengan "fokus utama" adalah ibu kota Kyiv. Dikatakan pertahanan udara menembak jatuh enam rudal dan 245 pesawat nirawak, dengan proyektil juga menghantam wilayah Dnipro, Odesa, Kharkiv, Donetsk, dan Zaporizhzhia.

"Itu adalah malam yang sulit bagi seluruh Ukraina," kata Presiden Volodymyr Zelensky di Telegram, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban luka.

Setidaknya 18 orang terluka di Kyiv yang menjadi sasaran serangan pesawat nirawak dan rudal Rusia berskala besar pada Sabtu malam, menurut polisi.

Wali kota Vitali Klitschko mengatakan serangan itu memicu kebakaran dan meninggalkan puing-puing berserakan di seluruh kota. Beberapa bangunan tempat tinggal rusak, kata para pejabat.

Melansir CNN, Ledakan dan sirene yang keras terdengar menggelegar di seluruh ibu kota. Beberapa kebakaran terlihat di langit malam.

Anggota parlemen Ukraina Kira Rudik mengatakan kepada CNN bahwa dia menghabiskan malam dengan bersembunyi "di bawah tangga" di Kyiv selama pemboman yang terjadi pada malam hari. "Itu mengerikan, sejujurnya terasa seperti kiamat, ledakan terjadi di mana-mana," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved