Jenderal Pakistan: Kami Mampu Hancurkan Lebih Banyak Lagi Jet Tempur India
Kamis, 22 Mei 2025 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai pertanyaan lain tentang kontak jalur belakang antara kedua negara, Direktur Jenderal ISPR mengatakan bahwa kementerian luar negeri dapat menjawabnya, karena militer tidak berurusan dengan politik dan diplomasi.
Sekadar diketahui, angkatan bersenjata Pakistan melancarkan aksi militer balasan skala besar, yang diberi nama Operasi Bunyan-um-Marsoos, dan menargetkan beberapa target militer India di berbagai wilayah sebagai tanggapan atas agresi India yang diberi nama Operasi Sindoor.
Pakistan mengeklaim telah menjatuhkan enam jet tempur India, termasuk tiga jet Rafale, dan puluhan pesawat nirawak. Setelah sekitar 87 jam, perang antara kedua negara bersenjata nuklir itu berakhir pada 10 Mei dengan perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat.
Konfrontasi militer antara kedua negara itu dipicu oleh serangan teror yang menewaskan 26 turis Hindu di Jammu dan Kashmir yang dikontrol India pada 22 April. India menyalahkan Pakistan atas serangan itu tanpa memberikan bukti apa pun, dan Islamabad menolak disalahkan.
Sekadar diketahui, angkatan bersenjata Pakistan melancarkan aksi militer balasan skala besar, yang diberi nama Operasi Bunyan-um-Marsoos, dan menargetkan beberapa target militer India di berbagai wilayah sebagai tanggapan atas agresi India yang diberi nama Operasi Sindoor.
Pakistan mengeklaim telah menjatuhkan enam jet tempur India, termasuk tiga jet Rafale, dan puluhan pesawat nirawak. Setelah sekitar 87 jam, perang antara kedua negara bersenjata nuklir itu berakhir pada 10 Mei dengan perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat.
Konfrontasi militer antara kedua negara itu dipicu oleh serangan teror yang menewaskan 26 turis Hindu di Jammu dan Kashmir yang dikontrol India pada 22 April. India menyalahkan Pakistan atas serangan itu tanpa memberikan bukti apa pun, dan Islamabad menolak disalahkan.
(mas)
Lihat Juga :