Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah pernyataan, ia menyampaikan kesedihan dan duka yang mendalam atas kematian empat anak, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka.

"Binatang buas yang menargetkan anak-anak yang tidak bersalah tidak pantas mendapatkan keringanan hukuman. Musuh menunjukkan kebiadaban dengan menyerang anak-anak yang tidak bersalah," tegas Naqvi.

"Serangan terhadap bus sekolah adalah konspirasi keji musuh untuk menciptakan ketidakstabilan di negara ini. Dengan persatuan bangsa, kita akan menggagalkan setiap konspirasi,” menteri dalam negeri bersumpah.

Naqvi juga berdoa agar para korban luka segera pulih.

Menteri Komunikasi Abdul Aleem Khan juga mengecam serangan itu, dengan mengatakan bahwa “terorisme terhadap anak-anak tak berdosa adalah puncak dari kepengecutan”.

Kepala Menteri Balochistan Sarfraz Bugti bersumpah bahwa mereka tidak hanya akan mengungkap setiap teroris yang beroperasi di provinsi itu, tetapi juga “membasmi mereka sepenuhnya”.

“Setelah keberhasilan Operasi [Bunyanum Marsoos] dan kekalahan memalukan India, mereka kini menggunakan taktik pengecut dan memalukan,” tulisnya di X.

Kemudian, saat berbicara dengan media, Bugti mengatakan mereka memiliki informasi kuat bahwa Ajit Doval, penasihat keamanan nasional India, sedang merencanakan sesuatu di Balochistan tetapi tidak menduga dia akan menargetkan anak-anak.

Dia mengatakan empat anak terbunuh sementara ada 42 orang terluka dalam serangan itu.

“Kami memiliki informasi intelijen mengenai hal ini tetapi menargetkan anak-anak tak berdosa, ini [India] pengecut.”

Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan (HRCP) mengutuk keras serangan “keji” tersebut.

“Penargetan yang disengaja terhadap anak-anak sekolah — warga sipil yang tidak bersalah dalam segala hal — adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar. Tindakan ini melanggar prinsip paling dasar kemanusiaan dan hukum humaniter internasional,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X.

Dikatakan bahwa “kegagalan berkelanjutan pemerintah federal dan provinsi untuk mencegah serangan semacam itu menyoroti kelalaian serius dan terus-menerus dalam memberikan keamanan kepada warga negara biasa”.

Ditambahkan bahwa negara memiliki “kewajiban untuk menegakkan hukum dan ketertiban dengan memperkuat lembaga sipil dan supremasi hukum — bukan melalui tanggapan kinetik yang tidak pandang bulu.”

HRCP menyerukan “identifikasi dan penuntutan segera terhadap para pelaku dan pendukung mereka melalui cara yang sah”.

Ditegaskan juga “kebutuhan mendesak untuk tindakan politik yang bermakna untuk mengatasi masalah mendasar terkait representasi, tata kelola, dan distribusi sumber daya di Balochistan”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved