3 Penyebab China Sukses dapat Diskon Tarif Impor AS dari 145% ke 30%

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:38 WIB
loading...
3 Penyebab China Sukses...
Perang dagang antara AS dan China mereda. Foto/trends research
A A A
BEIJING - Tarif impor AS ke China terbaru rupanya mendapatkan potongan yang cukup tinggi, yakni dari 145% menjadi 30%. Tentunya banyak pihak yang penasaran mengapa Amerika Serikat pada akhirnya mengenakan biaya tarif yang relatif kecil bagi Tiongkok.

Perang dagang antara AS dan China yang sebelumnya saling menaikkan tarif impor kini mulai mereda. Ditunjukkan dengan pihak Donald Trump yang menyetujui penurunan tarif, dan setelahnya Beijing juga ikut menurunkan tarif untuk produk AS dari 125% menjadi 10%.

Meredanya perang dagang antar kedua negara tersebut berpengaruh pada bursa saham Asia yang mulai menguat. Hal ini juga berpotensi untuk membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat.

Meski begitu sejumlah ahli ekonomi berpendapat jika IHSG mungkin masih akan menunjukkan pelemahan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

Terlepas dari adanya diskon tarif listrik, Indonesia masih mengalami disinflasi yang cepat, dengan meningkatnya kasus Pemutus Hubungan Kerja (PHK) dan penutupan perusahaan.

3 Penyebab China Sukses dapat Diskon Tarif Impor AS

1. Konsesi dalam Perjanjian Dagang


China berhasil meraih pengurangan signifikan dalam tarif impor AS dari 145% menjadi 30% melalui serangkaian perjanjian dagang yang disepakati antara kedua negara.

Menurut Bloomberg Technoz, negosiasi yang intensif memungkinkan China memberikan konsesi yang signifikan dalam tarif impor, terutama pada sektor barang tertentu seperti teknologi dan manufaktur.

2. Komitmen terhadap Reformasi Struktural


Salah satu faktor kunci dalam kesuksesan China mendapatkan diskon tarif impor ini adalah komitmen mereka terhadap reformasi struktural dalam kebijakan perdagangan dan ekonomi.

Ketika AS mulai menaikkan tarif ke sejumlah negara, China telah melakukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan transparansi regulasi, mengurangi hambatan perdagangan, dan memperbaiki kondisi pasar yang mendukung pengurangan tarif ini.

3. Diplomasi Ekonomi yang Efektif


Diplomasi ekonomi yang efektif juga berperan penting dalam mengamankan kesepakatan pengurangan tarif impor antara AS dan China.

Hubungan bilateral yang intens antara kedua negara telah memungkinkan dialog yang terbuka dan saling menguntungkan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan, yang pada akhirnya menghasilkan kesepakatan mengenai tarif impor yang lebih menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Baca juga: Jet Tempur dan Rudal China Unggul Hadapi Pesawat Barat India, Beijing Makin Pede Rebut Taiwan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved