Rudal Antarbenua RS-24 Yars Rusia Pengintimidasi Ukraina dan NATO Tak Meluncur, Ada Apa?

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:17 WIB
loading...
A A A
Sistem Yars mobile tidak memiliki perlindungan silo yang kuat, dan dengan demikian lebih rentan terhadap netralisasi dalam skenario serangan pertama.

Kemungkinan bahwa peristiwa itu merupakan penipuan yang diperhitungkan juga telah mengemuka. Beberapa pihak berpendapat bahwa Rusia mungkin telah membocorkan rencana peluncuran "latihan-tempur" untuk meningkatkan tekanan geopolitik menjelang negosiasi.

Namun, seperti yang diamati oleh seorang analis, manuver semacam itu tidak mungkin membuat para perencana pertahanan yang berpengalaman di Washington atau ibu kota NATO gelisah. Peluncuran rudal kelas ini mudah dilacak dan, jika tidak dilakukan dengan volume atau muatan, tidak menimbulkan ancaman operasional yang berarti.

Selain itu, penggunaan rudal nuklir strategis seperti Yars terhadap target non-nuklir seperti Ukraina secara luas dianggap tidak masuk akal. Berat lemparan rudal—hingga 1.200 kg—dirancang untuk beberapa hulu ledak nuklir, bukan muatan konvensional.

Mengirimkan bahan peledak non-nuklir beberapa ratus kilogram melalui ICBM akan menjadi tidak efisien secara militer dan tidak rasional secara ekonomi.

Dugaan kegagalan atau pembatalan peluncuran Yars menggarisbawahi kekhawatiran yang lebih luas tentang keadaan pasukan strategis Rusia saat ini.

Dengan rudal Topol yang menua dan mendekati usang dan program Sarmat yang menghadapi penundaan berulang kali, Yars tetap menjadi sistem pengiriman strategis darat utama Rusia. Setiap malfungsi atau demonstrasi yang gagal berisiko merusak postur pencegahan Moskow—terutama pada saat sinyal politik meningkat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved