Eks Marinir RI Satria Kumbara Ikut Perang Melawan Ukraina, Ini Besaran Gaji Tentara Bayaran Rusia

Senin, 19 Mei 2025 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Jika melalui bursa perantara, calon tentara bayaran kerap membayar “biaya administrasi” senilai USD3. 500) kepada makelar untuk diterbangkan ke pusat pelatihan Tula, Rusia tengah.

Tak hanya dalam perang Rusia-Ukraina, Moskow juga merekrut tentara bayaran di bawah jaringan Wagner Group untuk kawasan konflik tinggi seperti di Afrika dan Suriah, dengan tawaran gaji US4.000 dan imbal hasil tambang.

Laporan lain dari Reuters, Presiden Vladimir Putin pernah mengeluarkan dekrit pada 31 Juli 2024, yang memerintahkan pengandaan bonus untuk sukarelawan yang meneken kontrak dengan Kementerian Pertahanan (MoD) menjadi ₽400.000 atau sekitar USD4.650. Pemerintah daerah juga diminta “menyamai atau bahkan melampaui” jumlah tersebut.

Selain pemerintah, perusahaan militer swasta (PMC) seperti Redut dan Wagner Group juga aktif merekrut tentara bayaran asing. Kedua perusahaan ini membayar antara USD1.800–USD2.200 per bulan untuk kontrak 3–6 bulan, sedikit di atas skema Departemen Pertahanan, guna menarik veteran spesialis. Eks tentara bayaran Wagner Group di Afrika dilaporkan masih menerima imbalan USD3.000–USD5.000 per bulan.

PMC yang beroperasi di luar Rusia cenderung menggaji dalam dolar tunai untuk menghindari fluktuasi rubel dan sanksi perbankan Barat, menurut laporan RAND dan The Moscow Times.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved