4 Alasan Pengalaman Misionaris di Peru Jadi Hadiah bagi Paus Leo XIV

Selasa, 20 Mei 2025 - 02:15 WIB
loading...
A A A
“Orang-orang merasa sangat dekat dengannya,” katanya. “Saya ingat kunjungan pertamanya kembali ke Peru sebagai seorang Kardinal. Saya mendapat kehormatan untuk menemaninya ke Chiclayo, dan sambutannya luar biasa. Jelas bahwa ia adalah seorang pendeta yang berjalan bersama umatnya.”

Dalam perjalanan bersama itu, Gualtieri mengatakan bahwa ia melihat tanda harapan: “Pemilihannya juga merupakan pesan dorongan bagi rakyat Peru di masa sulit. Itu mengingatkan mereka bahwa mereka tidak dilupakan dan bahwa pengalaman serta iman mereka telah membantu membentuk Paus yang baru.”

3. Peru Meneguhkan Kesederhanaan Paus Leo XIV

Merefleksikan karakter Paus, nuncio menggambarkannya sebagai “seorang pria sederhana, namun bertekad, seorang pendeta yang hebat.” Hati pastoral itu, katanya, akan menjadi pusat pelayanannya sebagai Paus.

“Saya percaya waktunya di Peru merupakan pengalaman yang indah dan formatif,” kata Uskup Agung Gualtieri. “Itu membentuknya sebagai misionaris, guru, dan uskup. Itu akan menjadi kekayaan bagi kepausannya.”

4. Memimpin Gereja ke Depan

Saat Gereja memandang ke depan di bawah kepemimpinan Paus Leo XIV, prelatus itu menyatakan keyakinannya pada visinya: “Kepausannya akan ditandai oleh komitmen untuk bersatu, Gereja sinode, kolegial yang berjalan bersama sebagai umat Yesus. Seperti yang telah dikatakannya sendiri, Gereja dipanggil untuk membawa terang ke dalam kegelapan dunia.”

Pada saat, seperti yang berulang kali diperingatkan Paus Fransiskus, dunia sedang mengalami “Perang Dunia III yang diperjuangkan sepotong-sepotong”, nuncio menyimpulkan, “kita membutuhkan persatuan dan perdamaian lebih dari sebelumnya.” Paus Leo XIV, ia menyimpulkan, sangat siap untuk memimpin kita ke arah itu.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Aturan Baru China Wajibkan...
Aturan Baru China Wajibkan Uskup dan Pastor Serahkan Paspor
Khotbah Natal Pertama,...
Khotbah Natal Pertama, Paus Leo Soroti Tenda Warga Palestina di Gaza dan Kelahiran Yesus
Kecerdasan Buatan Tidak...
Kecerdasan Buatan Tidak Beretika, Paus Leo Memperingatkan Bahaya AI
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved