Siapa Putri Reema? Anggota Keluarga Kerajaan Saudi Pertama yang Berjabat Tangan dengan Trump

Minggu, 18 Mei 2025 - 02:25 WIB
loading...
Siapa Putri Reema? Anggota...
Putri Reema binti Bandar bin Sultan menjadi perempuan pertama Saudi yang menjabat tangan Donald Trump di Istana Kerajaan. Foto/MM News
A A A
RIYADH - Putri Reema binti Bandar bin Sultan terlihat berjabat tangan dengan Donald Trump Trump selama kunjungan Presiden AS tersebut baru-baru ini ke Arab Saudi .

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Arab Saudi seorang wanita kerajaan menyambut seorang pemimpin asing dengan jabat tangan perkenalan. Ini adalah langkah yang tidak biasa dan tidak lazim, yang banyak dikritik di Arab Saudi.

Arab Saudi telah lama memiliki tradisi dan batasan gender yang ketat, di mana perempuan sangat terbatas dalam kemampuan mereka untuk memainkan peran penting dalam peran publik, politik, atau diplomatik.

Siapa Putri Reema? Anggota Keluarga Kerajaan Saudi Pertama yang Berjabat Tangan dengan Trump

1. Langkah Simbolis Mencerminkan Perubahan Sosial

Melansir MM News, keunggulan diplomatik Putri Reema di negara adidaya seperti Amerika Serikat merupakan langkah simbolis yang besar dan mencerminkan perubahan sosial yang terjadi di bawah Visi 2030 Arab Saudi.

Jabat tangan Putri Reema dengan Trump dipandang dengan ketidaksetujuan di kalangan konservatif Saudi. Kritik ini semakin dipicu oleh sikap Trump saat ia memegang tangan sang putri dalam waktu yang lama.

Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi

2. Putri Kerajaan Saudi dan Diplomat Ulung

Putri Reema binti Bandar Al Saud adalah seorang bangsawan dan diplomat Saudi terkemuka yang membuat sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan...
Tim 9 Dinilai Jadi Harapan Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Infografis
Ryan Routh, Tersangka...
Ryan Routh, Tersangka yang Nyaris Bunuh Donald Trump dengan AK-47
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved