Trump Tinggalkan Jazirah Arab, Israel Luncurkan Operasi Militer Besar-besaran ke Gaza

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:35 WIB
loading...
A A A
Israel mengatakan blokade tersebut, bersama dengan perluasan pemboman militernya di Gaza, dimaksudkan untuk menekan Hamas agar membebaskan sandera yang ditawan di daerah kantong tersebut – tetapi organisasi internasional mengatakan hal itu melanggar hukum internasional, dengan banyak yang menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai senjata perang.

Sebuah studi PBB minggu ini memperingatkan bahwa satu dari lima orang di Jalur Gaza menghadapi kelaparan dan bahwa seluruh penduduk Gaza berada pada "risiko tinggi" kelaparan, jenis krisis kelaparan yang paling parah.

AS dan Israel mendukung Yayasan Kemanusiaan Gaza yang baru didirikan, sebuah mekanisme yang dikontrol ketat untuk pengiriman bantuan Gaza yang berupaya menggantikan peran tradisional badan-badan PBB dalam mengirimkan bantuan ke daerah kantong tersebut.

Direktur eksekutif yayasan tersebut, Jake Wood, mengatakan kepada CNN pada hari Jumat bahwa Israel telah setuju untuk mengizinkan sejumlah makanan masuk ke Gaza sebelum mekanisme pengiriman bantuan yang baru disetujui mulai beroperasi akhir bulan ini, tetapi ia belum tahu kapan atau berapa banyak truk bantuan yang akan diizinkan masuk oleh Israel.

Pemerintah Israel tidak terpengaruh oleh gelombang kritik internasional yang semakin meningkat atas blokade terhadap bantuan yang mencapai Gaza, yang kini telah memasuki bulan ketiga.

Netanyahu mengatakan awal minggu ini: "Kami menghancurkan semakin banyak rumah, mereka tidak punya tempat untuk kembali. Satu-satunya hasil yang tak terelakkan adalah keinginan warga Gaza untuk beremigrasi ke luar Jalur Gaza," sebuah tujuan yang didukung Trump segera setelah menjabat.

Pengumuman tentang operasi intensif Israel tersebut muncul ketika Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa jumlah orang yang tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 kini melebihi 53.000, yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak.

Israel melancarkan perang setelah Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya melakukan serangan mendadak di Israel selatan pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera 251 orang. Serangan ini menandai serangan teror paling mematikan dalam sejarah Israel.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved