Trump Tinggalkan Jazirah Arab, Israel Luncurkan Operasi Militer Besar-besaran ke Gaza

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:35 WIB
loading...
Trump Tinggalkan Jazirah...
Tentara Israel resmi meluncurkan operasi militer besar-besaran setelah Donald Trump meninggalkan jazirah Arab. Foto/X/@Osint613
A A A
GAZA - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan kampanye pengeboman baru di Gaza yang bertujuan mengalahkan Hamas. Serangan itu dilakukan setelah gencatan senjata yang ditengahi oleh AS, Mesir, dan Qatar berakhir pada bulan Maret.

“Selama sehari terakhir, IDF melancarkan serangan besar-besaran dan memobilisasi pasukan untuk merebut wilayah strategis di Jalur Gaza, sebagai bagian dari langkah pembukaan Operasi Gideon’s Chariots dan perluasan kampanye di Gaza,” kata Militer Israel, dilansir RT.

IDF menegaskan kembali tujuannya untuk mengamankan pembebasan para sandera yang tersisa dan mencapai “kekalahan Hamas.”

“Pasukan IDF di Komando Selatan akan terus beroperasi untuk melindungi warga Israel dan mewujudkan tujuan perang,” tambah tentara Israel.

Menurut Times of Israel, IDF bertujuan untuk “menaklukkan” Gaza, merelokasi penduduk Palestina ke bagian selatan daerah kantong tersebut, dan mencegah “kelompok teroris” menyita bantuan kemanusiaan.

Serangan tahap pertama serangan besar baru di Gaza, dalam perkembangan yang terjadi pada hari yang sama ketika Presiden AS Donald Trump mengakhiri kunjungannya ke wilayah tersebut tanpa mengamankan kesepakatan gencatan senjata.

Perkembangan ini terjadi setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan awal bulan ini bahwa penduduk Gaza akan dipindahkan ke selatan setelah kabinet keamanannya menyetujui perluasan operasi militer yang digambarkan oleh seorang menteri sebagai rencana untuk "menaklukkan" wilayah tersebut.

Sejak Kamis, militer Israel telah mengintensifkan operasi di seluruh Gaza, menewaskan lebih dari 100 orang, sementara Netanyahu berjanji untuk melanjutkan pengeboman – bahkan ketika Trump menyarankan untuk membangun “zona kebebasan” di daerah kantong tersebut.

Banyak korban berada di Jabalya di Gaza utara dan di Khan Younis di selatan, menurut Pertahanan Sipil Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved