Profil Vladimir Medinsky, Anggota Delegasi Rusia untuk Perundingan Damai dengan Ukraina

Sabtu, 17 Mei 2025 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Dalam kapasitas ini, ia memimpin Komisi Presiden untuk Melawan Upaya Pemalsuan Sejarah dan memimpin Masyarakat Sejarah Militer Rusia, yang bertujuan mempromosikan interpretasi sejarah yang sesuai dengan narasi resmi Kremlin.

Pandangan Ideologis dan Kontroversi


Medinsky dikenal sebagai pendukung kuat pandangan Rusia dan Ukraina adalah satu bangsa dengan sejarah dan masa depan bersama.

Ia pernah menyatakan Ukraina adalah "phantom historis" yang dibentuk keputusan politik tertentu, yang mencerminkan pandangan revisionis terhadap sejarah kawasan tersebut.

Pandangan ini menimbulkan kontroversi, terutama di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina.

Peran dalam Perundingan Damai Rusia-Ukraina


Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Medinsky ditunjuk sebagai kepala delegasi Rusia dalam perundingan damai dengan Ukraina.

Ia memimpin negosiasi awal yang berlangsung di Belarusia dan kemudian di Istanbul, Turki. Dalam perundingan tersebut, Medinsky menyampaikan tuntutan Rusia, termasuk: Pengakuan Ukraina sebagai negara netral dan tidak bergabung dengan NATO; Pengakuan atas kedaulatan Rusia atas Krimea; Pengakuan atas kemerdekaan wilayah Donetsk dan Luhansk; Penolakan terhadap penempatan senjata pemusnah massal di Ukraina.

Pada perundingan di Istanbul pada Maret 2022, Medinsky menyatakan Ukraina untuk pertama kalinya menyampaikan secara tertulis kesediaannya untuk memenuhi beberapa tuntutan Rusia, termasuk netralitas dan tidak bergabung dengan NATO.

Namun, perundingan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan akhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved