Israel Serang Pelabuhan Al-Hudaydah dan Salif di Yaman

Sabtu, 17 Mei 2025 - 10:44 WIB
loading...
Israel Serang Pelabuhan...
Asap dan api mengepul setelah serangan pesawat tempur Israel di Pelabuhan Hudaydah di pantai Laut Merah di Al Hudaydah, Yaman pada 20 Juli 2024. Foto/AA/Anadolu Agency
A A A
SANAA - Kelompok Houthi Yaman melaporkan lebih banyak serangan udara Israel di dua pelabuhan lautnya di Yaman barat.

"Agresi udara Israel menargetkan pelabuhan Al-Hudaydah dan Salif," ungkap laporan TV Al-Masirah yang dikelola Houthi, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sejauh ini tidak ada korban jiwa atau kerusakan material yang dilaporkan.

Sementara itu, tentara Israel mengonfirmasi serangan itu menghancurkan infrastruktur di pelabuhan Al-Hudaydah dan Salif yang dikuasai Houthi.

Militer Israel mengatakan puluhan pesawat militer Israel terlibat dalam serangan di Yaman, termasuk jet tempur, pesawat pengisi bahan bakar, dan pesawat mata-mata.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengonfirmasi serangan itu, bersumpah menyerang kelompok Houthi "jauh lebih keras, termasuk kepemimpinan mereka dan semua infrastruktur yang memungkinkan mereka menyerang kita."

“Pilot kami kini berhasil menyerang dua pelabuhan teroris Houthi lagi, dan ini hanya kelanjutannya, dengan lebih banyak lagi yang akan datang,” ujar Netanyahu.

Media Israel, termasuk portal berita Times of Israel, mengutip sumber militer yang mengatakan Israel telah menunggu Presiden AS Donald Trump mengakhiri lawatannya di Teluk untuk melancarkan serangan ke Yaman.

Sebelumnya pada hari Jumat, Trump meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA), mengakhiri lawatannya di Teluk.

Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok Houthi telah meningkatkan serangan rudal dan pesawat nirawaknya terhadap target-target Israel, sebagai tanggapan atas perang mematikan Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 53.000 orang.

Pada tanggal 6 Mei, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian gencatan senjata dengan Houthi yang ditengahi Oman, langkah yang dilaporkan pejabat Israel sebagai “mengejutkan.”

Israel, pada bagiannya, sejak saat itu telah melakukan beberapa serangan udara yang menargetkan fasilitas-fasilitas vital di Yaman, termasuk bandara Sanaa.

Baca juga: UEA Ingin Hamas Pergi dari Gaza dan Bebaskan Semua Sandera Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Presiden Prabowo ke...
Presiden Prabowo ke PM Wong: Hubungan Indonesia-Singapura Harus Langgeng
Berita Terkini
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved