India Klaim Kerjai Sistem Rudal China yang Dikerahkan Pakistan dalam Pertempuran
Kamis, 15 Mei 2025 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Amunisi yang berkeliaran juga dikenal sebagai "pesawat nirawak bunuh diri" atau "pesawat nirawak kamikaze". Sistem senjata ini melayang di atas atau mengitari area target yang ditentukan, mencari target yang cocok sebelum menyerang.
Menjelaskan klaim bagaimana pesawat nirawak dan rudal India begitu sukses selama operasi dan juga menyebutkan mengapa sistem pertahanan udara Pakistan gagal total dalam mendeteksinya, pernyataan tersebut mengungkapkan bahwa Angkatan Udara India telah berhasil menerobos sistem keamanan mereka dan mengacau peralatan pertahanan buatan China.
Setelah sistem ini padam, India berhasil melaksanakan misinya dalam waktu 23 menit, yang menunjukkan keunggulan teknis New Delhi di kawasan tersebut.
"Angkatan Udara India menerobos dan mengacau sistem pertahanan udara Pakistan yang dipasok China, menyelesaikan misi hanya dalam waktu 23 menit, yang menunjukkan keunggulan teknologi India," imbuh pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, pernyataan itu mengeklaim bahwa sistem pertahanan udara buatan India 100 persen yang digunakan oleh angkatan bersenjata mereka bekerja dengan sangat baik.
"Operasi Sindoor menghasilkan bukti konkret tentang teknologi musuh yang dinetralkan oleh sistem India," katanya, menyebutkan bagaimana rudal PL-15 buatan China, UAV buatan Turki yang disebut "Yiha" atau "Yeehaw", serta roket jarak jauh, quadcopter, dan drone komersial yang dikirim oleh Pakistan semuanya dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara India.
Untuk mendukung hal ini dengan bukti, India telah memamerkan bagian-bagian dan potongan-potongan yang ditemukan dan diidentifikasi secara forensik dari reruntuhan proyektil tersebut.
Mengerjai Sistem Rudal Buatan China
Menjelaskan klaim bagaimana pesawat nirawak dan rudal India begitu sukses selama operasi dan juga menyebutkan mengapa sistem pertahanan udara Pakistan gagal total dalam mendeteksinya, pernyataan tersebut mengungkapkan bahwa Angkatan Udara India telah berhasil menerobos sistem keamanan mereka dan mengacau peralatan pertahanan buatan China.
Setelah sistem ini padam, India berhasil melaksanakan misinya dalam waktu 23 menit, yang menunjukkan keunggulan teknis New Delhi di kawasan tersebut.
"Angkatan Udara India menerobos dan mengacau sistem pertahanan udara Pakistan yang dipasok China, menyelesaikan misi hanya dalam waktu 23 menit, yang menunjukkan keunggulan teknologi India," imbuh pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, pernyataan itu mengeklaim bahwa sistem pertahanan udara buatan India 100 persen yang digunakan oleh angkatan bersenjata mereka bekerja dengan sangat baik.
"Operasi Sindoor menghasilkan bukti konkret tentang teknologi musuh yang dinetralkan oleh sistem India," katanya, menyebutkan bagaimana rudal PL-15 buatan China, UAV buatan Turki yang disebut "Yiha" atau "Yeehaw", serta roket jarak jauh, quadcopter, dan drone komersial yang dikirim oleh Pakistan semuanya dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara India.
Untuk mendukung hal ini dengan bukti, India telah memamerkan bagian-bagian dan potongan-potongan yang ditemukan dan diidentifikasi secara forensik dari reruntuhan proyektil tersebut.
Lihat Juga :