3 Tanda Kemenangan Pakistan dari India yang Menggemparkan, Salah Satunya Keberhasilan Operasi

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:15 WIB
loading...
3 Tanda Kemenangan Pakistan...
Warga Pakistan membawa bendera nasional selama protes terhadap serangan India pada 7 Mei 2025 di Islamabad, Pakistan. Foto/Muhammad Reza/Anadolu Agency
A A A
ISLAMABAD - Konflik India-Pakistan baru-baru ini menjadi sorotan dunia. Dipicu serangan di Pahalgam, Kashmir, yang menewaskan puluhan warga sipil, India kemudian melancarkan Operasi Sindoor sebagai respons yang menargetkan infrastruktur di wilayah Pakistan.

Meski India mengklaim serangannya ditujukan untuk kelompok militan, Pakistan menanggapinya dengan pandangan lain.

Menyebut aksi New Delhi sebagai provokasi, Islamabad akhirnya melakukan serangan balasan yang menargetkan basis militer India.

Setelah beberapa waktu bertukar serangan, masing-masing pihak saling mengklaim kemenangan.

Sebagian pengamat yang condong ke Pakistan menunjukkan sejumlah tanda-tanda kemenangan di pihak Islamabad.

Tanda Kemenangan Pakistan dari India


1. Keberhasilan Operasi Bunyan al-Marsus dalam Menetralkan Serangan India


Operasi Bunyan al-Marsus diluncurkan pada 10 Mei 2025. Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap Operasi Sindoor India yang sebelumnya menargetkan wilayah Pakistan.

Melansir The Guardian, Pakistan dilaporkan menargetkan 26 lokasi militer India. Targetnya termasuk lapangan udara militer Pathankot di Punjab, bandara Srinagar, dan pangkalan angkatan udara Udhampur di Kashmir yang dikelola India.

Selain itu, militer Pakistan juga mengklaim telah menembak jatuh sejumlah jet tempur India. Belum lagi, sistem pertahanan udara yang dipakai Islamabad berhasil mencegat rudal supersonik BrahMos India dan menghancurkan proyek rudal di Dinga.

Meski beberapa klaim itu dibantah India, mantan Penasihat Keamanan Nasional Pakistan, Letnan Jenderal Nasser Janjua menyebut operasi ini sebagai "paku terakhir di peti mati agresi India."

Keberhasilannya menunjukkan kemampuan Pakistan menahan serangan dari militer India yang lebih besar, sehingga memperkuat citra ketahanan militer mereka.

2. Lonjakan Dukungan untuk Pakistan


Operasi Bunyan Marsoos dipuji sebagai titik balik. Sekutu Islamabad, termasuk China, Arab Saudi, dan Turki berdiri teguh di belakang Pakistan.

Sementara itu, negara-negara Barat masih mempertahankan posisi netral. Dalam hal ini, hanya Israel yang secara terbuka mendukung India.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengumumkan tentara Pakistan mencatat keberhasilan besar yang meningkatkan sentimen nasional di kalangan warga sipil.

Berbagai unggahan di X menyebut operasi ini sebagai kemenangan bagi "patriot Pakistan."

Media Pakistan, termasuk Samaa TV, memuji Operasi Bunyan al-Marsus sebagai "bab bersejarah ketahanan strategis."

Dukungan domestik yang solid ini memberi Pakistan keunggulan moral dan kohesi nasional dibandingkan India yang narasi kemenangannya kurang seragam.

3. Serangan Siber yang Mengguncang


Terlepas dari adu balas serangan militer, konflik India-Pakistan juga diliputi pertikaian lain. Beberapa waktu lalu, hampir 70% jaringan listrik nasional India dilaporkan dinonaktifkan setelah terjadi serangan siber besar-besaran dan terkoordinasi.

Serangan digital yang belum pernah terjadi sebelumnya itu terjadi beberapa jam setelah Pakistan mengumumkan kampanye militer nasional baru yang ditujukan untuk melawan terorisme dan memastikan keamanan internal di tengah meningkatnya permusuhan di perbatasan.

Menurut ISPR, operasi tersebut mencerminkan tekad Pakistan untuk membangun pertahanan yang tidak dapat dihancurkan terhadap ancaman ekstremis dan agresi eksternal.

Itulah sejumlah tanda kemenangan Pakistan atas India yang bisa diketahui.

Baca juga: Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved